Pengaruh Aglomerasi Industri dan Infrastruktur Transportasi Terhadap Realisasi Penanaman Modal Asing di Provinsi Bali Tahun 2013-2022
Fitkri Muhammad Saputra, Amesta Kartika Ramadhani, S.T., M.P.W.K.
2025 | Tugas Akhir | D4 PEMBANGUNAN EKONOMI KEWILAYAHAN
Penanaman
Modal Asing (PMA) atau Foreign Direct Investment (FDI) merupakan salah
satu faktor strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya untuk
membantu suatu negara keluar dari jebakan pendapatan menengah. Konsentrasi
kegiatan industri yang terbentuk akibat aglomerasi dan kemudahan akses
infrastruktur transportasi dapat memberikan keuntungan berupa efisiensi
ekonomi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola
konsentrasi aglomerasi industri secara spasial menggunakan metode Average
Nearest Neighbor (ANN), serta menganalisis pengaruh aglomerasi industri dan
infrastruktur jalan terhadap PMA di Provinsi Bali selama periode 2013–2022
melalui estimasi regresi First Difference Generalized Method of Moments
(FD-GMM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi industri di Provinsi
Bali cenderung terpusat di wilayah perkotaan, seperti Denpasar, Badung,
Gianyar, dan Jembrana. Secara empiris, aglomerasi industri memiliki pengaruh
negatif yang signifikan terhadap PMA. Sebaliknya, infrastruktur jalan
menunjukkan pengaruh positif yang signifikan terhadap PMA. Hasil analisis ini
dapat menjadi masukan yang berguna bagi pemerintah dalam merumuskan strategi
peningkatan daya tarik investasi dan pemerataan pembangunan ekonomi di Provinsi
Bali.
Foreign Direct Investment (FDI) is a strategic factor for economic growth, particularly in helping countries escape the middle-income trap, with industrial concentration from agglomeration and good transportation infrastructure offering economic efficiencies. This study, using the Average Nearest Neighbor (ANN) method, identifies the spatial pattern of industrial agglomeration and analyzes the impact of industrial agglomeration and road infrastructure on FDI in Bali Province from 2013–2022, employing First Difference Generalized Method of Moments (FD-GMM) regression. The findings indicate that industrial concentration in Bali is primarily in urban areas like Denpasar, Badung, Gianyar, and Jembrana. Empirically, industrial agglomeration significantly negatively affects FDI, while road infrastructure shows a significant positive impact. These insights can inform government strategies for boosting investment attractiveness and promoting equitable economic development in Bali
Kata Kunci : Investasi Asing Langsung, Aglomerasi Industri, Infrastruktur Jalan, Average Nearest Neighbor (ANN), FD-GMM