Analisis Penerapan Penilaian Arsip Dinamis dalam Rangka Penyusutan Arsip Keuangan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Yogyakarta
Della Eka Septyani, Waluyo, S.S., M.Hum.
2025 | Tugas Akhir | D4 Pengelolaan Arsip Rekaman Informasi
Proyek akhir ini membahas tentang penerapan penilaian arsip yang dilakukan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Yogyakarta sebagai upaya pemusnahan arsip dengan tujuan untuk mengurangi volume arsip yang menumpuk dengan memperhatikan masa retensinya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara mendalam proses penilaian arsip keuangan dan menilai menggunakan jadwal retensi arsip. Proyek akhir ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi tertsruktur, observasi non partisipatif, dokumentasi, dan studi pustaka. Data yang diperoleh di analisis menggunakan teknik analisis model Miles dan Huberman yang mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian
menunjukan bahwa kegiatan penilaian arsip mencakup tahapan survei, pembentukan
tim penilai arsip, pengambilan sampel, pembuatan daftar arsip usul musnah,
menilai arsip menggunakan JRA Fasilitatif 2023, dan keputusan penilaian. Dalam
proses penilaian tersebut terdapat beberapa perbedaan tahapan dengan regulasi
yang digunakan, namun secara umum memenuhi komposisi yang dibutuhkan dalam
penilaian arsip sesuai regulasi. Fokus obyek penelitian adalah arsip keuangan
tahun 2007 hingga 2015 yang dimusnahkan pada tahun 2024 dari bidang
perbendaharaan. Bedasarkan penilaian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa
arsip keuangan tersebut sudah habis masa retensinya dan tidak lagi digunakan
untuk kegiatan operasional organisasi sehingga memenuhi kriteria untuk
dimusnahkan sesuai dengan JRA yang digunakan. Terdapat kendala dalam
pelaksanaan penilaian arsip di BPKAD Kota Yogyakarta yang meliputi kondisi
arsip, sumber daya kearsipan, dan tenggat koreksi daftar arsip usul musnah yang
memakan waktu cukup lama.
This final project discusses the implementation of records appraisal conducted at the Regional Financial and Asset Management Agency (BPKAD) of Yogyakarta City as an effort to destroy records in order to reduce the volume of records by considering their retention periods. The aim of this research is to provide an in depth explanation of the appraisal process of financial records and appraisal based on the records retention schedule. This project employs qualitative research approach with a case study method. Data collection techniques include semi-structured interviews, non-participatory observation, documentation, and literature review. The data obtained were analyzed using the Miles and Huberman model, which consists of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion.
Research findings
indicate that the records appraisal activities include several stages:
conducting a survey, forming an appraisal team, sampling, compiling a list of
records proposed for destruction, appraising the records using the 2023
Facilitative Retention Schedule, and making appraisal decisions. Although there
are some differences in the appraisal process compared to the applicable
regulations, overall, the process meets the required composition for records
appraisal as mandated by the guidelines. The focus of this study is financial
records from 2007 to 2015, which were destroyed in 2024 by the Treasury
Division. Based on the appraisal conducted, it was found that these financial
records had reached the end of their retention period and were no longer needed
for the organization's operational activities, this meeting the criteria for
destruction in accordance with the applicable retention schedule. There are several
challenges were encountered during the appraisal process at the Regional
Financial and Asset Management Agency of Yogyakarta City, including the
condition of the records, limited archival resources, and the lengthy of
revising the list of records proposed for destruction
Kata Kunci : penilaian arsip, arsip keuangan, penyusutan arsip, BPKAD Kota Yogyakarta