Laporkan Masalah

Hubungan Karakteristik Dewan Komisaris terhadap Potensi Terjadinya Kecurangan Pelaporan Keuangan: Kasus di Badan Usaha Milik Negara Indonesia

Philip Jakobus Sidabukke, Ertambang Nahartyo, Dr., M.Sc., CMA., Ak., CA.

2025 | Skripsi | AKUNTANSI

Penelitian ini mengkaji hubungan karakteristik dewan komisaris yang meliputi independensi, latar belakang pendidikan, gender, serta afiliasi politik terhadap potensi kecurangan pelaporan keuangan di BUMN Indonesia. Populasi data penelitian adalah BUMN yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2017 hingga 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode purposive sampling untuk menentukan sampel perusahaan yang diteliti. Penelitian juga menggunakan uji regresi logistik dalam pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan akuntansi dan keuangan dewan komisaris berhubungan signifikan dalam menurunkan risiko kecurangan pelaporan keuangan. Sementara itu, tidak ditemukan bukti yang mendukung hubungan independensi, gender, dan afiliasi politik dewan komisaris terhadap potensi kecurangan pelaporan keuangan.

This study examines the relationship between the characteristics of the board of commissioners—including independence, educational background, gender, and political affiliation—and the potential for financial statement fraud in Indonesian State-Owned Enterprises (SOEs). The research population consists of SOEs listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2017–2022 period. A quantitative approach was employed, with purposive sampling used to determine the sample of companies analyzed. Logistic regression analysis was conducted to test the hypotheses. The findings indicate that an educational background of commissioners in accounting and finance is significantly associated with a lower risk of financial reporting fraud. Meanwhile, no evidence was found to support a significant relationship between commissioners’ independence, gender, or political affiliation and the likelihood of financial statement fraud.

Kata Kunci : Dewan Komisaris, Kecurangan Pelaporan Keuangan, BUMN, Beneish M-Score, Teori Agensi

  1. S1-2025-477401-abstract.pdf  
  2. S1-2025-477401-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-477401-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-477401-title.pdf