Laporkan Masalah

Keadaan demogafi dan sosial ekonomi kepala keluarga usia lanjut di kecamatan Minggir

Judianto, Drs. Kasto, M.A.

1994 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian tentang keadaan demografi dan sosial ekonomi kepala keluarga asia lanjut di Kecamatan Minggir. Kabupaten Sleman, secara umum mempunyai empat tujuan, yaitu pertama untuk mengetahui keadaan demografi kepala keluarga usis lanjut yang meliputi umar, jenis kelamin,. status kawin, jumlah anak, dan jumlah tanggungan; kedua untuk mengetahui keadaan sosial kepala ke luarga usia lanjut yang meliputi hubungan manula dengan masyarakat dan keadaan kesehatannya; ketiga mengetahui keadaan ekonomi. kepala keluarga usia lanjut yang meliputi jenis pekerjaan. jenis penguasaan lahan, jam kerja, bantuan ekonomi, ting- kat kemampuan ekonomi, dan pendapatannya; serta keempat untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan dan bantuan ekonomi yang diterima kepala ke- luarga usia lanjut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ada dua macam, yaitu metode purposive sampling untuk Pemilihan daerah penelitian (kecamatan sampel) dan metode random untuk pengambilan desa sampel dan responden. Daerah penelitian terdiri dari dua desa, yaitu Desa Sendangsari dan Desa Sendangarum. Dalam pemilihan responden digunakan batasan batasan, yaitu kepala keluarga yang telah 55 tahun keatas dan masih bekerja. Dari seluruh yang memenuhi persyaratan di atas diambil sampel sejumlah 150 responden. berumur populasi Pertumbuhan penduduk di Kecamatan Minggir pada peri- ode tahun 1980-1990 adalah sebesar - 0.64 persen. Rendah- nya pertumbuhan penduduk ini lebih banyak disebabkan karena terbatasnya jumlah kesempatan kerja yang ada di daerah penelitian, sehingga banyak penduduk kelompok umur muda yang bermigrasi keluar. Hal ini akan menyebabkan proporsi manula meningkat. Pada tahun 1990 proporsi lansia di Kecamatan Minggir adalah sebesar 16,3 persen. Tingginya proporsi manula akan meyebabkan timbulnya permasalahan pada keadaan sosial ekonomi penduduknya. Rerata pendapatan manula di daerah penelitian adalah sebesar Rp 27.333,-. Rendahnya pendapatan yang diperoleh selain disebabkan karena sempitnya Juas pengusahaan lahan. juga disebabkan karena rendahnya pendidikkan dan ketrampi- lan yang mereka miliki. Rendahnya pendapatan akan menye- babkan timbulnya masalah bagi manula guna memenuhi kebutu-. han hidup sehari-hari secara layak. Penulis menyarankan beberapa hal yang dapat diguna- kan untuk mengatasi permasalahan tentang manula, yaitu pertama Pada masa sekarang diperlukan adanya kebijscanaan yang matang dalam bidang pendidikan, sehingga manula di masa yang akan datang akan lebih banyak terlibat di sektor industri dan jasa. Dimana sektor ini memberikan kesempatan yang lebih lama bagi manula untuk bekerja. kedua Perlu adanya penanganan kesehatan sejak dini bagi manula baik menyangkut pencegahan maupun pengobatannya

-

Kata Kunci : Demografi,Keluarga usia lanjut,Minggir,Sleman,DIY

  1. S1-1994-3065-Judianto-abstract.PDF  
  2. S1-1994-3065-Judianto-bibliography.PDF  
  3. S1-1994-3065-Judianto-tableofcontent.PDF  
  4. S1-1994-3065-Judianto-title.PDF