Laporkan Masalah

Gambaran Tingkat Pengetahuan, Persepsi, dan Pengalaman Penggunaan Obat Generik Masyarakat di Wilayah Kabupaten Trenggalek

Revinda Septia Kurnia Putri, Prof. Dr. Chairun W., M.Kes., M.App.Sc., Apt

2025 | Skripsi | FARMASI

Obat adalah campuran bahan-bahan yang dapat digunakan melalui berbagai rute pemberian berguna untuk meringankan gejala dan menyembuh penyakit. Obat generik berasal dari obat paten yang telah habis masa patennya selama kurang lebih 20 tahun dari industri farmasi yang menemukan formulasi obat baru sehingga dapat diproduksi oleh seluruh perusahaan farmasi. Obat generik sering dianggap sebagai obat berkualitas rendah. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang obat generik menjadi faktor utama yang menyebabkan obat ini kurang dimanfaatkan dan diminati. Penelitian ini bertujuan untuk menilai bagaimana tingkat pengetahuan, persepsi, dan pengalaman penggunaan obat generik pada masyarakat di Kabupaten Trenggalek.  

Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian non-eksperimental menggunakan desain penelitian cross-sectional untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan, persepsi, dan pengalaman penggunaan obat generik di kalangan masyarakat yang bertempat tinggal di Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa Timur. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner yang disebar secara online melalui media whatsapp, X, dan instagram. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling kepada responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 100 responden. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis bivariat menggunakan uji chi square menggunakan program spss. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46% responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori tinggi, sebanyak 58% responden memiliki tingkat persepsi dalam kategori cukup, dan 74% responden memiliki pengalaman penggunaan obat generik dalam kategori rendah. Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor karakteristik tingkat pendidikan responden terhadap tingkat pengetahuan dengan nilai signifikansi <0>


Medicine is a mixture of ingredients that can be used through various routes of administration to relieve symptoms and cure diseases. Generic drugs come from patented drugs that have expired for approximately 20 years from the pharmaceutical industry that finds new drug formulations so that they can be produced by all pharmaceutical companies. Generic drugs are often considered low-quality drugs. Lack of public knowledge about generic drugs is the main factor that causes these drugs to be underutilized and in demand. This study aims to assess the level of knowledge, perception, and experience of using generic drugs in the community in Trenggalek. 

The research method used is a non-experimental study using a cross-sectional research design to determine the level of knowledge, perception, and experience of using generic drugs among people living in Trenggalek, East Java. Data collection was carried out using a questionnaire distributed online via WhatsApp, X, and Instagram. Sampling was carried out by purposive sampling to respondents who met the inclusion and exclusion criteria as many as 100 respondents. Data analysis used descriptive analysis and bivariate analysis using the chi square test using the SPSS program. 

The results showed that 46% of respondents had a high level of knowledge, 58% of respondents had a sufficient level of perception, and 74% of respondents had experience using generic drugs in the low category. There is a significant relationship between the characteristics of the respondent's education level and the level of knowledge with significance values of <0>


Kata Kunci : obat generik, pengetahuan, persepsi, penggunaan obat

  1. S1-2025-482073-abstract.pdf  
  2. S1-2025-482073-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-482073-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-482073-title.pdf