PENENTUAN RUTE DISTRIBUSI JARINGAN TRANSPORTASI SUPPLY CHAIN DENGAN PENDEKATAN METODE SAVING MATRIX
Huda Pitartotitle, Dr. Eng. Ir. R. Rachmad A. Sriwiaya S.T., M.T. . D.Eng. IPM., ASEAN. Eng
2010 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRIUntuk mendapatkan keuntungan yang maksimal maka perusahaan harus membenahi beberapa bagian dalam perusahaan diantaranya lemahnya sistem jaringan transportasi yang dapat mengakibatkan pada tingginya biaya transportasi hal ini ditandai dengan lemahnya perencanaan untuk menentukan jenis alat angkut apa yang digunakan, berapa jumlahnya serta jalur mana saja yang akan dilalui hingga sampai kelokasi. Berkaitan dengan hal tersebut maka perusahaan perlu melakukan evaluasi terhadap sistem jaringan transportasi yang dilakukan saat ini. Penelitian ini memfokuskan pada analisa penentuan sistem jaringan transportasi untuk memberikan solusi pembagian dan pengurutan rute yang lebih baik berdasarkan metode saving matrix sebagai masukan bagi perusahaan dalam pendistribusian produk guna menekan total biaya distribusi. Penelitian dilakukan di PT Madu Baru yang berfokus pada gula kemasan. Beberapa data yang dikumpulkan diantaranya adalah data permintaan yang diperoleh berdasarkan data penjualan gula kemasan, data kendaraan dan data biaya yang menyangkut transportasi. Analisa penelitian diawali dengan penentuan rute/jalur distribusi dari pabrik kelokasi dengan metode saving matrix dengan cara mengkombinasikan perhitungan matrik jarak dan jumlah permintaan gula kemasan tiap konsumen dan diperoleh hasil matrik penghematan atau saving matrix. Berdasarkan rute usulan yang direkomendasikan untuk pendistribusian gula kemasan penghematan jarak yang diperoleh dengan metode saving matrix yaitu sepanjang 33,4 km atau 9,8%, dan penghematan biaya transportasi yang diperoleh sebesar Rp 267.970,56. /bulan atau 4,95%. Kata kunci: Matrik Jarak, Saving Matrix, Rute, Minimasi Bia
Kata Kunci : Matrik Jarak, Saving Matrix, Rute, Minimasi Biaya Transportasi