Analisis Filogenetik Kambing Bligon: Pengaruh Pakan terhadap Sekuens Gen Penyandi Cytochrome B (cyt-b) pada DNA Mitokondria (mtDNA)
Regita Cahyani Pantoro, Prof. Dr. drh. Aris Haryanto, M.Si.
2025 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN
Kambing Bligon merupakan kambing lokal hasil persilangan antara kambing
Kacang betina dan kambing Peranakan Etawa jantan yang telah lama
dibudidayakan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan
kekerabatan kambing Bligon dengan kambing lokal lainnya berdasarkan sekuen
DNA mitokondria gen Cytochrome B (Cyt b) serta mengevaluasi profil asam amino
dan hubungannya dengan variasi pakan. Pemilihan Cytochrome B karena bersifat
conserved dan mengkode protein mitokondria. Sampel DNA diisolasi berupa 3 ml
darah kambing Bligon melalui vena jugularis sebanyak sembilan sampel (K5B,
K3B, K2B, 4445B, 4462B, 4448B, 4447B,4438B, dan 4433B). Primer yang
digunakan yaitu (AHCB Forward 5’- ATTGACCTCCCAACCCCATC-3’ dan
AHCB Reverse 5’-TGTGTGGAGGAAGGGTACAA-3’) yang dibuat dengan
mengunduh sekuens target dari GenBank, desain primer dengan Primer3, lalu
spesifisitas dicek melalui BLAST. Primer digunakan untuk amplifikasi Polymerase
Chain Reaction (PCR), diikuti dengan elektroforesis dan sekuensing DNA. Hasil
alignment diperoleh 531 bp yang kemudian dilakukan analisis sekuens nukleotida
dan asam amino berdasarkan referensi gen dari GenBank. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa variasi pakan tidak berpengaruh secara langsung kepada
nukleotida, namun pada asam amino menunjukkan variasi pada 38 situs yang
berpengaruh terhadap adaptasi metabolik berupa modifikasi mitokondria akibat
pakan dan asam amino yang dikode. Analisis filogenetik menunjukkan bahwa
kambing Bligon memiliki hubungan kekerabatan yang lebih dekat dengan Capra
hircus (Gembrong) dibandingkan dengan spesies kambing liar seperti Capra ibex
dan Capra falconeri. Jarak genetik antar kambing Bligon yaitu 0,000 hingga 0,002,
sedangkan dengan Capra ibex berkisar antara 0,056 hingga 0,058, menunjukkan
perbedaan genetik yang cukup signifikan akibat proses domestikasi. Pohon
filogenetik juga menunjukkan bahwa sampel kambing Bligon berada dalam
haplogrup tipe B bersama dengan kambing Gembrong yang mengindikasikan
adanya kesamaan asal maternal.
Bligon goats are local goats resulting from the crossbreeding of female
Kacang goats and male Peranakan Etawa goats, which have long been bred in
Indonesia. This study aims to analyze the phylogenetic relationship of Bligon goats
with other goat species based on the mitochondrial DNA sequence of the
Cytochrome B (Cyt b) gene and to evaluate the amino acid profile and its
relationship with feed variation. Cytochrome B was chosen due its high conserved
region and encoded protein in mitochondria. DNA samples were isolated from the
blood of nine Bligon goats (K5B, K3B, K2B, 4445B, 4462B, 4448B, 4447B,
4438B, and 4433B). The primers used in this study were AHCB Forward (5’
ATTGACCTCCCAACCCCATC-3’)
and
AHCB
Reverse
(5’
TGTGTGGAGGAAGGGTACAA-3’), designed by retrieving the target sequence
from GenBank, constructing the primers using Primer3, and confirming their
specificity through BLAST analysis. These primers were employed for Polymerase
Chain Reaction (PCR) amplification, followed by electrophoresis and DNA
sequencing. The alignment results obtained a 531 bp sequence, which was then
analyzed for nucleotide and amino acid sequences based on reference genes from
GenBank. The results of the study indicated that feed variation did not directly
affect nucleotide sequences; however, variations at 38 amino acid sites were
observed, which are potentially associated with metabolic adaptation through
mitochondrial modifications influenced by the type of feed and the encoded amino
acids. Phylogenetic analysis showed that Bligon goats have a closer genetic
relationship with Capra hircus (Gembrong) than with wild goat species such as
Capra ibex and Capra falconeri. The genetic distance among Bligon goats ranged
from 0.000 to 0.002, while the distance with Capra ibex ranged from 0.056 to 0.058,
indicating a significant genetic divergence due to domestication. The phylogenetic
tree also revealed that Bligon goat samples belong to haplogroup type B, along with
Gembrong goats, suggesting a common maternal origin.’
Kata Kunci : Cytochrome B, DNA Mitokondria, Filogenetik, Jarak Genetik, Kambing Bligon.