Laporkan Masalah

COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENANGANAN STUNTING MELALUI PROGRAM PKK (STUDI PADA TP-PKK KOTA AMBON)

Christy Rosalio Lesilolo, Prof. Dr. Agus Heruanto Hadna, S.IP., M.Si

2025 | Tesis | S2 Administrasi Publik

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka stunting di Kota Ambon, yang menjadi perhatian serius bagi kesehatan masyarakat. Stunting tidak hanya memengaruhi pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berdampak pada perkembangan kognitif dan produktivitas di masa depan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses collaborative governance dalam penanganan stunting melalui program PKK, serta mengidentifikasi kontribusi masing-masing stakeholders yang terlibat. Penelitian ini dilakukan untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas kolaborasi dalam program tersebut dan untuk memberikan rekomendasi bagi perbaikan strategi penanganan stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan kader posyandu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang baik antara stakeholders, dialog terbuka, dan komitmen bersama sangat penting dalam mengatasi masalah stunting. Namun, masih terdapat tantangan, seperti kurangnya keterlibatan akademisi dan sumber daya yang terbatas. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa collaborative governance melalui program PKK merupakan strategi yang efektif dalam penanganan stunting di Kota Ambon. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan keterlibatan semua pihak, penguatan program edukasi, serta pengembangan sistem monitoring dan evaluasi yang lebih baik untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

This research is motivated by the high rate of stunting in Ambon City, which is a serious concern for public health. Stunting not only affects children's physical growth, but also impacts cognitive development and productivity in the future. Therefore, this study aims to analyze  the collaborative governance  process in handling stunting through the PKK program, as well as identify the contribution of each stakeholder involved. This research was conducted to understand the factors that affect the effectiveness of collaboration in the program and to provide recommendations for improving stunting management strategies. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observations, and focus group discussions (FGD) with various stakeholders, including local governments, community organizations, and posyandu cadres. The findings of the study show that good collaboration between stakeholders, open dialogue, and mutual commitment are essential in overcoming stunting problems. However, there are still challenges, such as a lack of academic involvement and limited resources. The conclusion of this study emphasizes that collaborative governance through the PKK program is an effective strategy in handling stunting in Ambon City. This research recommends increasing the involvement of all parties, strengthening education programs, and developing a better monitoring and evaluation system to achieve sustainable development goals.

Kata Kunci : Collaborative Governance, Stunting, Program PKK, Kesehatan Masyarakat

  1. S2-2025-509896-abstract.pdf  
  2. S2-2025-509896-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-509896-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-509896-title.pdf