Laporkan Masalah

Pengaruh perkumpulan petani pemakaian air "Tirta Kencana" terhadap peningkatan kondisi sosial ekonomi petani di desa Ngaran kecamatan Polanhardjo kabupaten Dati II Klaten

Ima Wiryani, Drs. Rafael Murtomo, M.S.; Drs. Prabowo Adi Nugroho, M.Sc.

1994 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Irigasi merupakan prasarana untuk meningkatkan produktivitas lahan, baik dalam meningkatkan produktivitas perluas lahan maupun untuk meningkatkan intensitas lahan per tahun. Salah satu usaha untuk mengembangkan pengelolaan irigasi adalah dengan pembentukan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). P3A merupakan organisasi petani untuk mengelola dan memelihara irigasi. Penelitian tentang P3A perlu dilakukan untuk mendapatkan terobosan baru supaya P3A dapat berperan lebih efektif dalam menjalankan fungsinya sebagai pengelola dan pemelihara irigasi. Perubahan teknologi pertanian merupakan kondisi yang dibutuhkan untuk perbaikan dan peningkatan taraf hidup penduduk di pedesaan yang sebagian besar kehidupannya tergantung pada sektor pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan kondisi sosial ekonomi pada anggota P3A sesudah terbentuknya P3A Tirta Kencana di Desa Ngaran, serta untuk mengetahui peran serta anggota P3A tersebut terhadap pengembangan kemajuan kelembagaan P3A. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survai. Responden yang diambil pada penelitian ini adalah kepala keluarga anggota P3A Tirta Kencana di Desa Ngaran yang mempunyai lahan pertanian baik yang beririgasi setengah teknis maupun yang beririgasi teknis. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisa statistik dan analisa deskriptif. Adapun teknik analisa statistik yang digunakan adalah dengan uji beda rata-rata t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan terbentuknya P3A Tirta Kencana di Desa Ngaran, maka anggota P3A Tirta Kencana yang seluruhnya adalah petani telah merasakan manfaatnya dengan adanya kecenderungan semakin meningkatnya produksi beras kering giling per pathok dalam satu kali musim tanam. Peningkatan produksi tersebut memberikan pengaruh positip terhadap pendapatan anggota P3A, baik yang mempunyai lahan pertanian beririgasi teknis maupun yang mempunyai lahan pertanian beririgasi setengah teknis. Apabila dilihat dari persentase peningkatan produksi rata-rata gabah kering giling, dari hasil penelitian ini diketahui bahwa petani yang mempunyai lahan beririgasi teknis jumlah peningkatan produksinya lebih tinggi dibanding dengan petani yang lahannya masih beririgasi setengah teknis. Produktivitas lahan sawah ternyata tidak dipengaruhi oleh jarak petak sawah terhadap saluran tersier. Dalam hal tingkat partisipasi anggota P3A terhadap keberadaan dan pengembangan P3A di Desa Ngaran, pada umumnya petani yang mempunyai lahan pertanian beririgasi teknis lebih menunjukkan tingkat partisipasi yang lebih tinggi daripada anggota P3A yang memiliki lahan pertanian beririgasi setengah teknis.

-

Kata Kunci : Irigasi,Intensitas lahan,Ekonomi Petani,Polanharjo,Klaten,Jawa tengah

  1. S1-1994-3051-Ima_Wiryani-abstract.PDF  
  2. S1-1994-3051-Ima_Wiryani-bibliography.PDF  
  3. S1-1994-3051-Ima_Wiryani-tableofcontent.PDF  
  4. S1-1994-3051-Ima_Wiryani-title.PDF