Laporkan Masalah

Profil Alkaloid dan Jaringan Sekretori Tembakau (Nicotiana tabacum L. var. Manilo) pada Cekaman Kekeringan dan Penambahan Nitrogen

Fika Zulfiani, Prof. Dr. L. Hartanto Nugroho, M.Agr.

2025 | Skripsi | BIOLOGI

Pemanasan global dapat menyebabkan cekaman kekeringan pada tanaman tembakau (Nicotiana tabacum L.), sehingga dapat menurunkan produktivitas tanaman dan mempengaruhi kandungan metabolit sekunder, seperti alkaloid. Salah satu cara agar tanaman tembakau dapat beradaptasi dalam cekaman kekeringan adalah dengan penambahan pupuk nitrogen. Dalam penelitian ini digunakan tanaman N. tabacum var. Manilo. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari penambahan pupuk nitrogen pada kondisi cekaman kekeringan terhadap morfologi tanaman serta distribusi dan profil alkaloid. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2024 hingga April 2025. Tahapan penelitian terdiri dari persiapan media tanam, penyemaian biji, perhitungan kapasitas lapang, pemindahan ke media tanam baru, pemberian perlakuan, pemeliharaan tanaman, uji histokimia, perhitungan kerapatan trikoma, dan pengukuran kandungan alkaloid total dengan GC-MS. Perlakuan yang diberikan berupa pemberian kapasitas lapang (50%, 75%, dan 100%) serta variasi dosis pupuk nitrogen (0,6 g; 1,2 g; dan 1,8 g). Analisis data dilakukan secara SPSS, yaitu dengan Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) dan Independent-Samples T Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cekaman kekeringan dapat menyebabkan daun N. tabacum var. Manilo menguning, layu dan berguguran, serta pertumbuhan tinggi tanaman dan lebar daun tidak berbeda signifikan meskipun telah didukung dengan pemberian pupuk nitrogen. Alkaloid terdistribusi di jaringan yang sama pada semua perlakuan, yaitu pada jaringan berkas pengangkut, palisade, spons, dan trikoma. Profil alkaloid pada kondisi cekaman kekeringan dan penambahan nitrogen dengan sampel kontrol tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Senyawa alkaloid yang terdeteksi adalah nikotin, anatabin, dan anabasin.

Global warming can cause drought stress in tobacco plants (Nicotiana tabacum L.), which can reduce plant productivity and affect the content of secondary metabolites, such as alkaloids. One way for tobacco plants to adapt to drought stress is by adding nitrogen fertilizer. This study used N. tabacum var. Manilo plants. The purpose of this study was to investigate the addition of nitrogen fertilizer under drought stress conditions on plant morphology and the distribution and profile of alkaloids. This study was conducted from June 2024 to April 2025. The research stages consisted of preparation of planting media, seed sowing, calculation of field capacity, transfer to new planting media, treatment, plant maintenance, histochemical tests, calculation of trichome density, and measurement of total alkaloid content with GC-MS. The treatments given were the provision of field capacity (50%, 75%, and 100%) and variations in nitrogen fertilizer doses (0.6 g; 1.2 g; and 1.8 g). Data analysis was carried out using SPSS, namely with the Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) and Independent-Samples T Test. The results of this study indicate that drought stress can cause the leaves of N. tabacum var. Manilo to turn yellow, wilt and fall off, and the growth of plant height and leaf width did not differ significantly even though they were supported by the provision of nitrogen fertilizer. The alkaloids was distributed in the same of all treatments, namely in the vascular bundle tissue, palisade, sponge, and trichome. Alkaloid profiles under drought stress and nitrogen addition conditions with control samples did not show significant differences. The alkaloid compounds detected were nicotine, anatabine, and anabasine.

Kata Kunci : alkaloid, kekeringan, Nicotiana tabacum L., nitrogen, trikoma

  1. S1-2025-476952-abstract.pdf  
  2. S1-2025-476952-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-476952-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-476952-title.pdf