Laporkan Masalah

Peran Self-Efficacy, Family Support dan Learning Environment terhadap Resiliensi pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter

Kevin Jonathan Pradipta, Prof. dr. Gandes Retno Rahayu, MMedEd., Ph.D.; dr. Widya Wasityastuti, M.Sc., MMedEd., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 Ilmu Pendidikan Kedokteran

Latar Belakang: Resiliensi merupakan salah satu aspek kesejahteraan yang penting bagi mahasiswa kedokteran sehingga mereka dapat bertahan menghadapi tantangan selama menjalani pendidikan. Resiliensi dipengaruhi oleh faktor protektif internal dan eksternal, seperti self-efficacy, dukungan keluarga dan lingkungan pembelajaran. Beberapa penelitian ini menunjukkan adanya korelasi antara self-efficacy, dukungan keluarga dan lingkungan pembelajaran, namun belum ada penelitian yang menjelaskan bagaimana peran self-efficacy, dukungan keluarga dan lingkungan pembelajaran terhadap resiliensi di pendidikan kedokteran. Tujuan penelitian untuk mengkaji seberapa besar kontribusi self-efficacy, dukungan keluarga dan lingkungan pembelajaran terhadap resiliensi pada mahasiswa program studi Pendidikan Dokter.
Metode: Desain penelitian adalah penelitian cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner pada mahasiswa program studi Pendidikan Dokter tahun pertama sampai ketiga berdasarkan teknik whole sampling. Data diolah secara statistik dengan menggunakan regresi linier berganda yang dihitung dengan menggunakan SPSS.
Hasil: Hasil penelitian membuktikan bahwa self-efficacy, dukungan keluarga dan lingkungan pembelajaran memiliki kontribusi terhadap resiliensi (R2 58,4%). Faktor protektif internal, dalam hal ini self-efficacy, memiliki kontribusi yang lebih besar (R2 56%) dibanding faktor protektif eksternal, yaitu dukungan keluarga (R2 14,3%) dan lingkungan pembelajaran (R2 7,7%). Pemahaman akan peran dari self-efficacy, dukungan keluarga dan lingkungan pembelajaran terhadap resiliensi dapat membantu dosen dan institusi untuk melakukan intervensi untuk mengembangkan resiliensi mahasiswa.
Kesimpulan: Self-efficacy, dukungan keluarga dan lingkungan pembelajaran berkontribusi terhadap resiliensi. Peningkatan self-efficacy, dukungan keluarga yang baik serta lingkungan pembelajaran yang baik dapat membantu mahasiswa untuk mengembangkan resiliensi. Oleh karena itu, institusi maupun dosen dapat melakukan intervensi/ mengembangkan program untuk mengembangkan resiliensi mahasiswa.

Background: Resilience is an important aspect in supporting the well-being of medical students, enabling them to cope with various challenges throughout their education. Resilience is influenced by both internal and external protective factors, such as self-efficacy, family support, and the learning environment. Previous studies have shown correlations between these three factors and resilience. However, there has been no research that specifically explains the contributions of these factors to the resilience of medical students.  The objective of this study is to examine contribution of self-efficacy, family support, and the learning environment to resilience of undergraduate medical students
Methods: This study employed cross-sectional design. Data were collected using questionnaires to first- to third-year students of the Medical Education program through a whole sampling technique. Data were analyzed using multiple linear regression with SPSS software.
Results: The study showed that self-efficacy, family support, and the learning environment significantly contribute to students' resilience (R2 58,4%). Among the three variables, self-efficacy had the greatest contribution to resilience (R2 56%), compared to family support (R2 14,3%) and learning environment (R2 7,7%). These findings suggest that understanding the roles of each factor can provide foundation for lecturers and institutions to design intervention strategies aimed at enhancing resilience.
Conclusion: Self-efficacy, family support, and the learning environment contribute to the resilience of medical students. Improving self-efficacy, strengthening family support, and creating a supportive learning environment can help students develop greater resilience. Therefore, institutions and educators are encouraged to design and implement intervention programs to enhance student resilience.

Kata Kunci : Resiliensi, Self-efficacy, Dukungan Keluarga, Lingkungan Pembelajaran, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter

  1. S2-2025-495521-abstract.pdf  
  2. S2-2025-495521-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-495521-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-495521-title.pdf