Laporkan Masalah

Studi Kualitatif Pembelajaran Mahasiswa Pada Bedside Teaching

Aniza Gempaning Nolita, Prof. dr. Titi Savitri Prihatiningsih, MA., M.Med., Ph.D,dr. Yoyo Suhoyo, M.Med.Ed., Ph.D

2025 | Tesis | S2 Ilmu Pendidikan Kedokteran

Latar belakang: Beside teaching merupakan komponen penting dalam pendidikan kedokteran, di mana mahasiswa dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan klinis secara langsung pada pasien. Salah satu metode yang diterapkan adalah bedside teaching, yang dilakukan langsung di samping tempat tidur pasien. Metode ini diklaim efektif dalam mengembangkan kompetensi klinis mahasiswa kedokteran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi beberapa permasalahan yang muncul pada mahasiswa kedokteran saat persiapan melaksanakan pembelajaran bedside teaching, pada saat peaksanaan pembelajaran bedside teaching dan proses setelah pelaksanaan pembelajaran bedside teaching di RSUD Jend. A. Yani Metro.

Metode: Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 13 mahasiswa kepanitraan klinis dari Universitas Malahayati Lampung yang melakukan bedside teaching di RSUD Jend. A. Yani Metro. Analisis data dilakukan secara induktif untuk mengidentifikasi tema-tema utama dalam pembelajaran bedside teaching.

Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa mahasiswa pada pre-round telah melaksanakan preparation dengan cara mempelajari dan memahami materi pembelajaran klinis, menyiapkan alat dan bahan, mengecek atau mempersiapkan pasien yang terlibat. Selanjutnya pada tahap round, mahasiswa kepanitraan dan dosen pembimbing klinis melaksanakan dengan tahapan perkenalan oleh dosen pembimbing klinis, dilanjutkan dengan practik dan orientation, interaction, dan explication oleh dosen pembimbing klinis. Tahapan pelaksanaan dilaksanakan secara professional dan berdasarkan prosedur. Sedangkan pada tahap post-round, mahasiswa kepanitraan dan dosen pembimbing klinis melakukan refleksi dan evaluasi untuk menyimpulkan dan menyampaikan hasil dari pelaksanaan bedside teaching. Berdasarkan keterangan hasil penelitian, diperoleh data bahwa bedseide teaching terbukti meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menangani pasien.

Kesimpulan: Berdasarkan hasil pelaksanaan pembelajaran bedside teaching, maka dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran bedside teaching yang dilaksanakan mahasiswa kepanitraan pada tahap pre-round, round dan post-round telah berjalan sesuai learning cycle. Metode bedside teaching cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pengalaman mahasiswa kepanitraan dalam menangani pasien.

Background: Beside teaching is an important component of medical education, where students can apply clinical knowledge and skills directly to patients. One of the methods applied is bedside teaching, which is carried out directly at the patient's bedside. This method is claimed to be effective in developing the clinical competence of medical students. This study aims to identify some of the problems that arise in medical students during preparation for bedside teaching, during the implementation of bedside teaching and the process after the implementation of bedside teaching at RSUD Jend. A. Yani Metro.

Methods: This study used a descriptive qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation of 13 clinical imaging students from Malahayati University Lampung who conducted bedside teaching at Jend. A. Yani Metro Hospital. Data analysis was conducted inductively to identify the main themes in bedside teaching learning.

Research Results: shows that students in the pre-round have carried out preparation by studying and understanding clinical learning materials, preparing tools and materials, checking or preparing the patients involved. Furthermore, at the round stage, clerkship students and clinical supervisors carry out the stages of introduction by the clinical supervisor, followed by practice and orientation, interaction, and explication by the clinical supervisor. The stages of implementation are carried out professionally and based on procedures. Whereas in the post-round stage, imaging students and clinical supervisors conduct reflection and evaluation to conclude and convey the results of the implementation of bedside teaching. Based on the description of the research results, the data obtained that bedside teaching is proven to improve students' skills in handling patients.

Conclusion: Based on the results of the implementation of bedside teaching learning, it can be concluded that the bedside teaching learning process carried out by imaging students at the pre-round, round and post-round stages has been running according to the learning cycle. The bedside teaching method is quite effective in increasing the knowledge and experience of imaging students in handling patients.

Kata Kunci : Bedside Teaching, Pembelajaran Berbasis Kerja, Pendidikan Kedokteran, Keterampilan Klinis, Studi Kualitatif

  1. S2-2025-485179-abstract.pdf  
  2. S2-2025-485179-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-485179-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-485179-title.pdf