Peran Environment, Social, Governance (ESG) dan Kinerja Lingkungan terhadap Nilai Pasar dengan Dewan Komisaris Perempuan sebagai Moderasi
Muhammad Arif Nurrahman, Prof., Dr., Indra Wijaya Kusuma, MBA.
2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh pengungkapan ESG terhadap nilai pasar perusahaan; membuktikan Kinerja Lingkungan memengaruhi nilai pasar perusahaan; membuktikan Dewan Komisaris Perempuan memperkuat hubungan ESG terhadap nilai pasar perusahaan dan membuktikan dewan komisaris perempuan memperkuat hubungan kinerja lingkungan terhadap nilai pasar perusahaan.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengamati perusahaan go public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2023. Pengamatan dilakukan pada rentang tahun tersebut karena kondisi yang terjadi bahwa lima tahun terakhir perusahaan go public di Bursa Efek Indonesia semakin sadar terhadap ESG.
Hasil: Penelitian ini membuktikan bahwa masih rendahnya daya tarik ESG pada perhatian investor dengan memberikan panduan dalam pengembangan dan pemeliharaan strategi bisnis yang tangguh dan berorientasi jangka panjang. kinerja lingkungan lebih fokus pada upaya perusahaan dalam pelestarian lingkungan dan mengatasi dampak negatif dari kegiatan operasional.
Pembaruan: Penelitian ini mendorong investigasi lebih lanjut mengenai keberagaman dalam dewan perusahaan sebagai isu utama yang memerlukan perhatian. Keberagaman gender diharapkan dapat memperkuat peran kepedulian sosial dan lingkungan dalam pengembangan strategi perusahaan. Pengaruh keberagaman gender terhadap nilai pasar perusahaan paling terlihat ketika perempuan menduduki posisi strategis dengan peringkat yang tinggi.
Purpose: This study aims to prove the effect of ESG on the company's market value; prove that Environmental Performance affects the company's market value; prove that the Female Board of Commissioners strengthens the relationship between ESG and the Company's market value and prove that the Female Board of Commissioners strengthens the relationship between environmental performance and Company's market value.
Method: This study used a quantitative approach by observing public companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2018-2023. Observations were made that year due to the fact that over the last five years, companies going public on the Indonesia Stock Exchange have become increasingly aware of ESG.
Results: This study proves that ESG factors still have low appeal in attracting investors' attention, by providing guidance for developing and maintaining resilient, long-term oriented business strategies. Environmental performance focuses more on the company's efforts in preserving the environment and overcoming the negative impacts of operational activities.
Novelty: This study encourages further investigation into board diversity as a key issue that requires attention. Gender diversity is expected to strengthen the role of social and environmental responsibility in corporate strategy development. The influence of gender diversity on market value is most evident when women hold strategic positions with high rankings.
Kata Kunci : Kata Kunci: ESG, Kinerja Lingkungan, Dewan Komisaris Wanita, Nilai pasar.