Perhitungan unit cost sebagai dasar penyusunan anggaran biaya di Instalasi Rawat Inap Rumahsakit Anamda Salatiga
INDRIAWATI, Dra. Sri Handaru, MBA
2004 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakanq : Rumah Sakit Ananda adalah rumah sakit umum swasta pertama di kota Salatiga. RS Ananda Salatiga mempunyai kapasitas rawat inap 26 bed dimana dalam waktu dekat ini akan segera direalisasikan rencana pengembangan rawat inap hingga mencapai 80 bed. Saat ini RS Ananda Salatiga sedang menerapkan pembenahan terutama pada efisiensi biaya operasional. Pembenahan aspek keuangan ini menjadi titik awal yang Beberapa fakta mengenai adanya fluktuasi biaya yang terjadi dapat dilihat apabila dihubungkan dengan pendapatan dan jumlah kunjungan tertentu. Tujuan • Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis biaya dengan perhitungan unit cost masing-masing kelas pada instalasi rawat inap menggunakan metoda real cost. Analisa ini akan menghasilkan trend penlaku biaya yang selanjutnya akan dijadikan dasar pertimbangan penyusunan anggaran biaya. Metode : Jenis penelitian ini adalah studi kasus Rancangan ini digunakan untuk menelusun biaya langsung dan biaya tidak langsung yang selanjutnya dengan trend penlaku boys akan digunakan sebagai dasar penyusunan anggaran. Analisis pada penelitian ini dikaitkan dengan adanya perhitungan unit cost menggunakan metoda real cost. Hasil dan Pembahasan: Dari perhitungan unit cost terlihat trend perilaku biaya setiap bulannya dimana dalam kurun waktu 3 tahun, dapat dilihat bahwa proporsi antara biaya langsung berkisar antara 23% hingga 71°/01 sedangkan untuk !playa tidak langsung berkisar antara 34% hingga 81%. Pada perhitungan unit cost perkelas terlihat adanya lonjakian terhadap beberapa biaya yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan karena adanya total biaya tidak langsung yang dialokasikan cukup tinggi sedangkan jumlah hart rawat tetap iatau bahkan menurun Hal ini dikuatkan adanya fakta bahwa belum adanya slat kontrol biaya yang dikeluarkan sehingga pengendalian pengeluaran hanya dilakukan pada scat biaya tersebut akan dikeluarkan. Kesimpulan dan Saran : Perhitungan unit cost sangat dipengaruhi oleh alokasi biaya tidak langsung. Pada kasus pasien bedah terjadi alokasi yang relatif besar dimana pendapatan kelas tidak benmbang dengan jumlah lama dirawatnya. Dan trend penlaku biaya, dapat dilakukan pemilahan berdasarkan sifat biaya. Hal ini diperlukan pihak manajemen dalam pembenan wewenang untuk pos penganggaran biaya operasional
Rumah Sakit Ananda is the first private hospital in Salatiga. It has 26 in-patient room where in the sort time, it will develop into 80 in-patient room. Currently, the hospital has been applying improvement especially for operational cost efficiency. Financial improvement is a critical initial point. Some facts regarding any real cost fluctuation. It can be seen when it was associated with income and number of customer visits. Objective : The purpose of this research is to analyze any cost eith unit cost calculating for each in patient class using real cost method. The analysis will result in cost behaviour trend that it is a basic of cost budgeting. Method : The type of the research is a case study. The design was used to track the direct cost and indirect cost. In addition, the cost behaviour trend is used as a basic of cost budgeting. The analysis is related to any unit cos t calculating using real cost method. Result and discussion : According to the unit cost calculating seems the monthly cost behaviour trend in which could be seen that proportion among direct cost for 3 years of period ranged 23 % to 71 %, whereas indirect cost ranged 34 % to 81 %. Unit cost calculating of each class had a significant cost fluctuation. It was due to any total of indirect cost that was excessively allocated while the amount of man patient days was constant. It was strengthened by some evidences that there was not any device of cost control released so that the control of expenses were only carried out when the cost would be expended. Conclusion and recommendation : Unit cost calculating is highly influenced by in direct cost allocation. Surgical patient case has occurred a relatively large allocation in which class income was unbalanced with amount of man patient days.
Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit,Anggaran Biaya, Unit Cost, Cost Behaviour, Cost Budgeting