Laporkan Masalah

The Effect of Competition, Knowledge Complexity, and Knowledge Territoriality on Knowledge Hiding with The Moderation Role of Self-Efficacy

Widya Ayu Amelia, Prof. Nurul Indarti, Sivilokonom., Cand.Merc., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 SAINS MANAJEMEN

Dalam lingkungan akademik, penyembunyian pengetahuan telah menjadi isu utama. Studi ini menggunakan teori konservasi sumber daya dan teori kognitif sosial untuk menyelidiki pengaruh kompetisi, kompleksitas pengetahuan, dan teritorialitas pengetahuan pada penyembunyian pengetahuan, dengan efikasi diri sebagai moderator. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif menggunakan survei, yang telah mengumpulkan 673 tanggapan valid dari mahasiswa pascasarjana di Indonesia. Data dianalisis menggunakan PLS-SEM. Temuan ini menunjukkan bahwa kompetisi, kompleksitas pengetahuan, dan teritorialitas pengetahuan secara signifikan meningkatkan penyembunyian pengetahuan, sementara efikasi diri melemahkan ketiga pengaruh prediktor tersebut. Untuk memperolehn yang lebih baik, penelitian ini melakukan analisis tambahan, yang mengungkapkan bahwa jenis kelamin, usia, dan tingkat pendidikan mempengaruhi varians dalam efek moderasi efikasi diri, tetapi bidang studi tidak. Secara khusus, penelitian ini menemukan bahwa efikasi diri melemahkan pengaruh positif dari: (1) kompleksitas pengetahuan pada penyembunyian pengetahuan di kalangan mahasiswa perempuan dan mahasiswa yang lebih tua, (2) kompetisi dan teritorialitas pengetahuan pada penyembunyian pengetahuan di kalangan mahasiswa yang lebih muda, dan (3) kompetisi pada penyembunyian pengetahuan di kalangan mahasiswa Doktoral. Temuan ini memberikan implikasi teoretis untuk literatur penyembunyian pengetahuan dalam konteks akademik, serta implikasi praktis untuk mengurangi penyembunyian pengetahuan di pendidikan tinggi. Penelitian di masa depan dapat memperluas penelitian ini dengan menggunakan sudut pandang lintas budaya, menggabungkan penyebab psikologis, dan membedakan antara penyembunyian pengetahuan tacit dan eksplisit. 

In academic settings, knowledge hiding has become a major issue. This study employed conservation of resources theory and social cognitive theory to investigate the effect of rivalry, knowledge complexity, and knowledge territoriality on knowledge hiding, with self-efficacy playing a moderating role. This study utilized a quantitative method using a self-administered survey, which collected 673 valid responses from graduate students in Indonesia. Data were analyzed using PLS-SEM. The findings demonstrated that competition, knowledge complexity, and knowledge territoriality significantly improve knowledge hiding, while self-efficacy weaken these effects. To gain an improved comprehension, this study conducted additional analysis, which revealed that gender, age, and education level influence the variance in the moderating effect of self-efficacy, but field of study does not. Particularly, this study discovered that self-efficacy weakens the positive effects of: (1) knowledge complexity on knowledge hiding among females and older students, (2) competition and knowledge territoriality on knowledge hiding among younger students, and (3) competition on knowledge hiding among Doctoral students. These findings provide theoretical implications for knowledge hiding literature in academic settings, as well as practical implications for diminishing knowledge hiding in higher education. Future research could broaden this study by contemplating cross-cultural viewpoints, incorporating psychological causes, and distinguishing between tacit and explicit knowledge hiding.

Kata Kunci : knowledge hiding, competition, knowledge complexity, knowledge territoriality, self-efficacy, higher education institution

  1. S2-2025-526038-abstract.pdf  
  2. S2-2025-526038-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-526038-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-526038-title.pdf