Laporkan Masalah

PENGARUH SDM, MATERIIL, DAN MANAJEMEN DALAM UPAYA PENINGKATAN KESIAPAN OPERASIONAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN SATUAN (Studi pada Batalyon Kavaleri 7/PS Kodam Jaya)

Bayu Kurniawan, Ir. Joko Waluyo, MT., Ph.D, IPM., ASEAN Eng ; Dr. Djaka Marwasta, S.Si., M.Si.

2025 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tiga aspek utama, yaitu Sumber Daya Manusia (SDM), materiil, dan manajemen, terhadap kesiapan operasional satuan kavaleri TNI Angkatan Darat, dengan studi pada Batalyon Kavaleri 7/PS Kodam Jaya. Fokus penelitian ini adalah melihat keterkaitan antara kesiapan operasional dan optimalisasi dari ketiga variabel tersebut, yang sangat penting dalam mendukung tugas pokok satuan dalam pengamanan obyek vital di Ibu Kota Jakarta. Metode penelitian yang digunakan mencakup analisis kuantitatif dan kualitatif untuk memahami sejauh mana faktor-faktor SDM, materiil, dan manajemen dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam mencapai kesiapan operasional yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel, yaitu SDM, materiil, dan manajemen, memiliki kontribusi signifikan terhadap kesiapan operasional satuan kavaleri. SDM, yang meliputi kualifikasi personel dan pelatihan, berperan penting dalam memastikan kesiapan personel dan penguasaan kendaraan tempur. Materiil, yang meliputi kesiapan kendaraan tempur dan suku cadang, merupakan faktor kunci dalam menentukan tingkat kesiapan fisik alat utama sistem persenjataan. Manajemen, melalui perencanaan dan evaluasi kegiatan, sangat berperan dalam pengelolaan sumber daya secara efektif untuk mencapai tujuan operasional satuan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti pentingnya integrasi antara SDM yang berkualitas, materiil yang memadai, dan manajemen yang efisien dalam menjaga kesiapan operasional satuan militer. Kesimpulan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa penguatan pada ketiga faktor tersebut akan meningkatkan kesiapan operasional satuan kavaleri, terutama dalam menghadapi berbagai ancaman dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Ibu Kota. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengambil kebijakan dalam meningkatkan ketahanan dan kesiapan operasional satuan kavaleri di masa depan.


ABSTRAK

This study aims to analyze the impact of three main aspects, namely Human Resources (HR), materiil, and management, on the operational readiness of the cavalry unit of the Indonesian Army, with a case study on the Cavalry Battalion 7/PS Kodam Jaya. The focus of this research is to examine the relationship between operational readiness and the optimization of these three variables, which are essential in supporting the main tasks of the unit in safeguarding vital objects in the capital city of Jakarta. The research methods used include quantitative and qualitative analysis to understand the extent to which HR, materiil, and management factors can improve effectiveness and efficiency in achieving optimal operational readiness. The results of the study show that the three variables, namely HR, materiil, and management, have a significant contribution to the operational readiness of the cavalry unit. HR, which includes personnel qualifications and training, plays an important role in ensuring personnel readiness and mastery of combat vehicles. Materiil, which includes the readiness of combat vehicles and spare parts, is a key factor in determining the physical readiness of main weapon systems. Management, through activity planning and evaluation, plays an important role in effectively managing resources to achieve the unit's operational objectives. Overall, this study highlights the importance of integration between qualified HR, adequate materiil, and efficient management in maintaining the operational readiness of military units. The conclusion of this study indicates that strengthening these three factors will increase the operational readiness of the cavalry unit, especially in facing various threats and maintaining security stability in the capital region. The results of this study are expected to serve as a reference for policymakers in improving the resilience and operational readiness of cavalry units in the future.

Kata Kunci : Kesiapan Operasional, SDM, Materiil, Manajemen, Batalyon Kavaleri / Operational Readiness, Human Resources, Materiil, Management, Cav Batt

  1. S2-2025-500265-abstract.pdf  
  2. S2-2025-500265-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-500265-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-500265-title.pdf