Laporkan Masalah

Hubungan antara Kemampuan Merencanakan Masa Depan dengan Penggunaan Zat Adiktif pada Remaja Awal (Analisis Data Sekunder GEAS Indonesia Gelombang I Tahun 2018)

Hodimatum Mahiroh, dr. Ifta Choiriyyah, MSPH., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Penggunaan zat adiktif pada remaja terus meningkat dan berpotensi memberikan dampak negatif terhadap perkembangan masa depan. Perilaku merokok pada remaja usia 12–18 tahun di Indonesia meningkat dari 11,2% (2015) menjadi 17,8% (2023), diikuti oleh konsumsi alkohol (4,9% menjadi 5,1%) dan penggunaan obat terlarang (0,6% menjadi 1,6%). Inisiasi merokok paling banyak terjadi pada usia 10–14 tahun, fase krusial dalam membentuk kemampuan merencanakan masa depan yang dapat memberikan efek protektif terhadap perilaku adiktif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan merencanakan masa depan terhadap penggunaan zat adiktif pada remaja awal. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain studi cross-sectional menggunakan data sekunder GEAS-Indonesia gelombang 1 tahun 2018. Besar sampel sebesar 3.591 responden dari 18 SMP di Kota Bandar Lampung, Semarang, dan Denpasar. Variabel terikat dalam penelitian adalah perilaku penggunaan zat adiktif, sedangkan variabel bebas utama adalah kemampuan merencanakan masa depan. Hasil: Remaja yang memiliki kemampuan merencanakan masa depan yang rendah memiliki peluang 2 kali lebih besar untuk menggunakan zat adiktif lain dan/ atau merokok dibandingkan remaja yang memiliki kemampuan merencanakan masa depan sangat tinggi. Terdapat faktor determinan lain yang berhubungan dengan penggunaan zat adiktif pada remaja awal yaitu jenis kelamin, tempat tinggal, indeks kekayaan, hubungan atau komunikasi dengan orang tua, ACEs, teman sebaya pengguna zat adiktif, dan stereotip sifat gender. Kesimpulan: Remaja yang memiliki kemampuan merencanakan masa depan rendah berpeluang lebih besar untuk menggunakan zat adiktif. Sehingga, sekolah dapat berfokus pada pengembangan kemampuan merencanakan masa depan sebagai faktor protektif untuk mendorong perilaku positif pada remaja.

Background: The use of addictive substances among adolescents is steadily rising, posing potential risk to their future development. Smoking behavior among adolescents aged 12–18 years in Indonesia increased from 11.2% (2015) to 17.8% (2023), followed by alcohol consumption (4.9% to 5.1%) and drug use (0.6% to 1.6%). Smoking initiation occurs most often at the age of 10–14 years, a crucial phase in forming the ability to plan for the future that can provide a protective effect against addictive behavior. Purpose: This study aims to analyze the association between future planning ability and addictive substance use in early adolescents. Methods: This study is an observational study with a cross-sectional study design using secondary data from GEAS-Indonesia wave 1 in 2018. The sample size was 3,591 respondents from 18 junior high schools in Bandar Lampung, Semarang, and Denpasar. The dependent variable in the study was the behavior of using addictive substances, while the main independent variable was the ability to plan for the future. Results: Adolescents with low future planning ability have 2 times higher odds to use other addictive substances and/or smoking compared to adolescents with very high future planning ability. The use of addictive substances in early adolescence is also influenced by various factors such as gender, place of residence, wealth index, parent connectedness, ACEs, peers who use addictive substances, and gender stereotypes. Conclusion: Adolescents with low future planning ability tend to have a higher risk of engaging in addictive substance use. Therefore, schools can focus on developing future planning ability as a protective factor to encourage positive behavior in adolescents.

Kata Kunci : kemampuan merencanakan masa depan, penggunaan zat adiktif, remaja awal

  1. S2-2025-527645-abstract.pdf  
  2. S2-2025-527645-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-527645-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-527645-title.pdf