Analisis Kesenjangan Pendapatan antara Migran dan Non Migran Masyarakat Miskin di Kecamatan Kokap dengan Metode Dekomposisi Blinder-Oaxaca
Ika Karunia Fatmala, Prof. Dr. R. Rijanta, M.Sc.;Dr. Sri Rahayu Budiani, S.Si., M.Si.
2025 | Tesis | S2 Kependudukan
Salah satu agenda pembangunan berkelanjutan adalah pengentasan kemiskinan yang tercantum pada SDGs nomor 1 yaitu tanpa kemiskinan. Kecamatan Kokap merupakan salah satu kecamatan dengan kemiskinan ekstrim dan memiliki angka migrasi masuk dan keluar cenderung kecil sehingga kajian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui permasalahan yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji karakteristik migran dan non migran dikelompok masyarakat miskin di Kecamatan Kokap Kulon Progo dan mengkaji kesenjangan pendapatan antara migran dan non migran dikelompok masyarakat miskin di Kecamatan Kokap Kulon Progo.
Data yang digunakan dalam penelitian adalah raw data sejumlah 97 responden hasil wawancara masyarakat miskin penerima PKH. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan inferensia. Metode analisis deskriptif digunakan untuk melihat karakteristik antara dua kelompok. Sedangkan, Metode analisis inferensia yang digunakan adalah dekomposisi Blinder-Oaxaca yang digunakan untuk melihat variabel apa saja yang signifikan memiliki kontribusi terhadap perbedaan pendapatan antara dua kelompok.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan karakteristik migran dan non migran dikelompok masyarakat miskin di Kecamatan Kokap Kulon Progo. Pada aspek demografi, kedua kelompok memiliki perbedaan karakteristik pada aspek jenis kelamin, status perkawinan, status dalam rumah tangga, dan distribusi umur. Pada aspek sosial, perbedaan karakteristik terdapat pada aspek pendidikan dan pelatihan. Pada aspek ekonomi perbedaan karakteristik terdapat pada aspek status kegiatan, lapangan usaha, jam kerja, pengalaman kerja potensial, dan pendapatan. Hasil dekomposisi menunjukkan bahwa perbedaan pendapatan tidak disebabkan oleh perbedaan karakteristik individu namun disebabkan oleh faktor eksternal.
One of the sustainable development agendas is poverty alleviation, which is listed in SDGs number 1, namely no poverty. Kokap Sub-district is one of the sub-districts with extreme poverty and has a small in-migration and out-migration rate, so further studies are needed to find out the existing problems. The purpose of this study is to examine the characteristics and examine the income gap between migrants and non-migrants among the poor in Kokap Kulon Progo District.
The data used in the research is raw data of 97 respondents from interviews with poor PKH recipients. The analysis used is descriptive and inferential analysis. Descriptive analysis method is used to see the characteristics between two groups. Meanwhile, the inferential analysis method used is the Blinder-Oaxaca decomposition which is used to see what variables significantly contribute to the difference in income between the two groups.
The results show that there are differences in the characteristics of migrants and non-migrants among the poor in Kokap Sub-district, Kulon Progo. In the demographic aspect, the two groups have different characteristics in terms of gender, marital status, household status, and age distribution. In the social aspect, differences in characteristics are found in the aspects of education and training. In the economic aspect, differences in characteristics are found in the aspects of activity status, business field, working hours, potential work experience, and income. The decomposition results show that income differences are not caused by differences in individual characteristics but are caused by external factors.
Kata Kunci : Migran, Kokap, Blinder-Oaxaca, dan Kesenjangan Pendapatan