Laporkan Masalah

Analisis Penerapan Relai Overload Shedding (OLS) Pada Saluran Udara Tegangan Tinggi Masaran-Sragen Sebagai Defense Scheme Sistem Jawa Bagian Tengah & D.I. Yogyakarta

Waradhika Hastadhara, Candra Febri Nugraha, S.T., M.Eng.

2025 | Tugas Akhir | D4 TEKNOLOGI REKAYASA ELEKTRO

Penelitian ini menganalisis penerapan relai overload shedding (OLS) sebagai bagian dari defense scheme dalam upaya mencegah pemadaman beban listrik yang meluas akibat kondisi kontingensi N-1 saluran 150 kV Masaran-Sragen yang tidak terpenuhi. Relai OLS memiliki prinsip kerja hanya memadamkan beberapa beban listrik untuk menurunkan arus gangguan yang ditanggung oleh penghantar listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimasi penggunaan relai OLS pada penghantar 150 kV Masaran-Sragen yang berkapasitas maksimal 600 A dalam mencegah pemadaman beban listrik yang meluas dan sebagai perbandingan antara penghantar 150 kV Masaran-Sragen apabila terpasang dengan tanpa terpasang relai OLS untuk mengetahui perbedaan beban yang dipadamkan secara signifikan. Pengujian ini menggunakan pemodelan single line diagram Subsistem Pedan 3,4 yang diaplikasikan menggunakan DIgSILENT PowerFactory. Pengujian dilakukan dengan berbagai kondisi beban puncak yang menyesuaikan dengan kondisi permintaan listrik seperti saat hari kerja siang dan malam, hari sabtu siang dan malam, serta peramalan kenaikan beban hingga tahun 2030 guna mengetahui kesiapan kinerja OLS di masa mendatang. Hasil dari penelitian ini adalah, pembebanan saluran Masaran-Sragen memiliki aliran daya tertinggi senilai 61,2?n kontingensi N-1 senilai 123,7% yang membuat OLS bekerja hingga tahap 2. OLS mampu mengurangi beban yang dipadamkan dengan peramalan beban pada tahun 2030 senilai 223,74 MW berkurang menjadi 105,39 MW.

This study analyzes the application of overload shedding (OLS) relays as part of the Defense Scheme in an effort to prevent widespread power outages due to unmet contingency conditions (N-1) of the 150 kV Masaran-Sragen line. OLS relays work by shutting down some electrical loads to reduce the fault current carried by the electrical conductor. This study aims to analyze the optimization of OLS relay usage on the 150 kV Masaran-Sragen conductor with a maximum capacity of 600 A in preventing widespread power outages and as a comparison between the 150 kV Masaran-Sragen conductor when installed with and without the OLS relay to determine the significant differences in the loads that are tripped. This testing uses the single-line diagram modeling of the Pedan 3,4 subsystem, applied using DIgSILENT PowerFactory. The testing was conducted under various peak load conditions that align with electricity demand conditions such as daytime and nighttime on weekdays, daytime and nighttime on Saturdays, and load growth projections up to 2030 to assess the readiness of OLS performance in the future. The results of this study indicate that the Masaran-Sragen line has the highest power flow at 61.2% and an N-1 contingency contingency of 123.7%, causing the OLS to operate up to stage 2. The OLS was able to reduce the load shedding from the 2030 load forecast of 223.74 MW to 105.39 MW.

Kata Kunci : Overload Shedding (OLS), Kontingensi N-1, Saluran 150 kV

  1. D4-2025-479307-abstract.pdf  
  2. D4-2025-479307-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-479307-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-479307-title.pdf