Evaluasi Pemenuhan Kebutuhan dan Penggunaan Ruang Terkait Ruang Terbuka Publik pada Tepian Sungai Musi
Moringa Saltuletli, Isti Hidayati, S.T., M.Sc., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & DaerahRuang terbuka publik (RTP) memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas sosial, rekreasi, dan interaksi masyarakat di kawasan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemenuhan kebutuhan dan penggunaan ruang terhadap RTP di tepian Sungai Musi, Kota Palembang, dengan mengidentifikasi gap antara standar fasilitas dan pola aktivitas masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif melalui observasi, penyebaran kuesioner, dan wawancara untuk empat RTP yang berada di kawasan 3-4 Ulu, 5 Ulu, dan 7 Ulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar RTP belum sepenuhnya memenuhi standar kebutuhan dasar seperti tempat duduk, penerangan, ruang hijau, dan fasilitas bermain anak. Selain itu, penggunaan ruang bersifat informal dan multifungsi, seperti untuk parkir, acara warga, hingga tempat menjemur bahan anyaman. Gap antara fasilitas dan aktivitas pengguna memperlihatkan ketidaksesuaian antara perencanaan dan realitas di lapangan. Persepsi masyarakat menunjukkan bahwa RTP yang dilengkapi fasilitas lengkap dan estetika yang baik cenderung lebih diminati. Penelitian ini merekomendasikan perlunya perbaikan perencanaan berbasis kebutuhan lokal agar RTP di kawasan tepian sungai lebih inklusif dan fungsional.
Public open space (POS) has an important role in supporting social activities, recreation, and community interaction in urban areas. This study aims to evaluate the fulfillment of needs and space use of POSs on Musi River banks, Palembang City, by identifying gaps between facility standards and community activity patterns. The study used descriptive quantitative approach through observation, questionnaire, and interview in four POSs located in 3-4 Ulu, 5 Ulu, and 7 Ulu areas. The results showed that most of the POSs have not fully met the standards of basic needs such as seating, lighting, green space, and children's play facilities. In addition, the use of space is informal and multifunctional, such as for parking, community events, and drying woven materials. The gap between facilities and user activities shows a mismatch between planning and reality. Respondents percieve that POSs with complete facilities and good aesthetics tend to be more desirable. This research recommends that planning should be based on local needs to make POSs in riverbank areas more inclusive and functional.
Kata Kunci : Ruang terbuka publik, Kota Palembang, pemenuhan kebutuhan, penggunaan ruang, Sungai Musi