Kebijakan Cina dalam Dinamika Persaingan Strategis dengan Amerika Serikat di Kawasan Indo-Pasifik 2017-2023
Junyta Iswari Adhiwidya, Prof. Dr. Nur Rachmat Yuliantoro M.A.(IR)
2025 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional
Tesis ini menganalisis persaingan strategis yang terjadi
pada Cina dan Amerika Serikat di kawasan Indo-Pasifik, terutama dalam hal
ekonomi dan keamanan. Penelitian ini menggunakan teori realisme defensif dan
konsep balance of power dari Kenneth Waltz untuk menjelaskan bagaimana
kebijakan yang diterapkan Cina digunakan untuk bertahan dalam anarkisme
internasional. Hal tersebut terlihat pada beberapa kebijakan ekonomi yang
dituangkan melalui Belt and Road
Initiative (BRI) yang memberikan dana investasi pada pembangunan
infrastruktur dan koridor ekonomi maritim serta melalui kemitraan ekonomi.
Dalam hal keamanan, Cina melakukan modernisasi militer dan bergabung dalam
kemitraan strategis. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa Cina
memanfaatkan kebijakannya untuk mempertahankan kepentingannya di kawasan
Indo-Pasifik melalui langkah defensif dan penyeimbangan kekuatan yang
didasarkan pada nilai non-intervensi dan penyelesaian masalah secara damai. Ini
juga menunjukkan bahwa Cina mengimplementasikan kebijakan yang mengedepankan
kerja sama dan kekuatan untuk melindungi diri sendiri, terutama dalam konteks
persaingan strategis dengan AS.
Kata kunci: Cina, Amerika Serikat, Indo-Pasifik, realisme
defensif, keseimbangan kekuatan.
This thesis analyzes the strategic competition that occurs
between China and the United States in the Indo-Pacific region, especially in
terms of economy and security. This study uses the theory of defensive
neorealism and the concept of balance of power by Kenneth Waltz to explain how
China's policies reflect the behaviour of a country trying to survive in
international anarchy. Those are seen in several economic policies implemented
through the Belt and Road Initiative (BRI) which provides investment funds for
infrastructure development and maritime economic corridors as well as through
economic partnerships. In terms of security, China is modernizing its military
and joining a partnership strategy. The results of this study reveal that China
utilize its policies to defend its interests in the Indo-Pacific region through
defensive measures and balancing power based on the values ??of non-intervention
and peaceful problem solving. It also shows that China is implementing a policy
that prioritizes cooperation and power to protect itself, especially in the
context of strategic competition with the US.
Keywords:
China, United States, Indo-Pacific, defensive realism, balance of power.
Kata Kunci : Cina, Amerika Serikat, Indo-Pasifik, realisme defensif, keseimbangan kekuatan