Hubungan Antara Tinggi Badan Ibu dan Berat Badan Ibu Sebelum Hamil Dengan Berat Lahir Bayi
Supangat, dr. Burham Warsito, Sp.OG
1995 | Skripsi | S1 KEDOKTERANKematian perinatal sebagian besar disebabkan oleh BBLR, infeksi, RDS, trauma kelahiran. Perbaikan berat 1ahir bayi sampai 2500 gram atau lebih akan dapat menurunkan angka kematian perinatal yang nyata sehingga per1u diteliti hubungan antara tinggi badan ibu dan berat badan ibu sebelum hamil dengan berat lahir bayi. Tujuan penelilian ini adalah untuk mencari hubungan antara tinggi badan ibu dan berat badan ibu sebelum hamil dengan berat lahir bayi dan mengukur seberapa jauh hubungan tersebut. Rancangan penelilian ini adalah cohorl retrospeklif' dengan subyek penelitian adalah ibu-ibu yang melakukan proses persalinannya di Bagian Kebidanan dan Penyakit Kandungan RSUP Dr Sardjito Yogyakarta selama periode 1 Januari - 31 Juli 1992. Kriteria subyek penelilian ini adalah : umur ibu 20-35 tahun; ibu tidak menderita penyakit-penyakit anemia, diabetes, hipertensi, pre-eclamsia,eclampsia; umur kehami1an antara 38-42 minggu; bayi yang dilahirkan adalah bayi tunggal, tidak menderita kelainan kongenital, parilas 2, 3, 4 dan jarak kehamilan lebih atau sama dengan 24 bulan. Data diperoleh dengan melihal status ibu di Bagian Rekam Medis. Data diolah secara statistik dengan analisa regresi 1inier kemudian dihitung koofesien korelasinya dan di uji tingkat kemaknaan koof'esien korelasi tersebut dengan ? = 0,05. Terdapat 350 partus normal, yang memenuhi kreteria ada 65 kasus. Dari uji statistik didapatkan hubungan antara tinggi badan ibu dengan berat lahir bayi memenuhi persamaan garis regresi 1inier Y=718, 50 + 15,3X ; r = +0,23 ( p< 0,05) sedang hubungan antara berat badan ibu sebelum hamil dengan berat lahir bayi memenuhi persamaan garis regresi linier Y = 2606,78 + 9, 91 X ; r = +0, 21 (p<0,05). Terdapat hubungan posilif' bermakna (p<0,05) antara tinggi badan ibu dengan berat 1ahir bayi. Semakin tinggi seorang ibu akan melahirkan bayi dengan berat lahir yang semakin besar.terdapal hubungan posilif' bermakna (p<0,05) antara berat ibu sebelum hamil dengan berat lahir bayi. Semakin berat seorang ibu sebelum hamil akan melahirkan bayi dengan berat lahir yang semakin besar pula. Ditempat-tempat pelayanan kesehatan ibu seperti BKIA per1u di1akukan pemeriksaan dan pencatatan tinggi badan dan berat badan ibu secara baik dan benar.
Kata Kunci : tinggi dan berat badan ibu, ibu hamil, berat lahir bayi