Laporkan Masalah

Karakteristik Kematian Maternal di RSUP Dr.Sardjito Tahun 1989 – 1993

Suhartini, Dr. A. Irmansyah Mochtar, DSOG

1995 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Upaya menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi. dan ibu bersalin merupakan prioritas pembangunan di bidang kesehatan. Angka kematian maternal merupakan ‘ukuran’ untuk menilai baik buruknya pelayanan kesehatan, khususnya terhadap ibu. Penelitian-penelitian sebelumnya tentang kematian meternal di RSUP Dr. Sardjito menunjukkan angka kematian maternal masih tinggi, yaitu 88,8 per 10 000 kelahiran hidup pada tahun 1984--1986 (Madsukadi dkk., 1987) dan 82,5 per 10 000. kelahiran hidup pada tahun 1887-1988 (Putra, 1990). Untuk mendapat garnbaran tentang mutu pelayanan kebidanan dan karakteristik kematian maternal di RSUP Dr. Sardjito selama tahun 1989-1993 maka dilakukan penelitian deskriptif tentang kematian maternal di RSUP Dr. Sardjito dengan menggunakan data Sekunder dari catatan medik. Angka kematian maternal didefinisikan sebagai jumlah kematian maternal per 10 000 kelahiran hidup.. Selama tahun 1989-1993 ditemukan 3 kematian maternal dan 6905 kelahiran hidup.. Pada Tahun 1989-1991 angka kematian maternal sebesar 5,6 dan pada tahun 1992-1993 angka kematian maternal sebesar 3,0 per 10 000 kelahiran hidup. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya penurunan angka kematian maternal. Dua kematian maternal disebabkan infeksi (66,7%) dan 1 kematian maternal terjadi dengan sebab tidak jelas. Semua kematian maternal terjadi di luar paritas 2 - 3 (paritas paling aman untuk melahirkan ). Masing-masing 2 dari 3 kematian maternal (66,7 %) terjadi pada usia wanita kurang aman untuk melahirkan (30 dan 35 tahun), pasien rujukan, dan pasien dengan perawatan masa hamil tidak teratur.

Kata Kunci : kematian maternal, pasien, ibu bersalin

  1. S1-FKU_1995_Suhartini-abstract.pdf  
  2. S1-FKU_1995_Suhartini-abstract1.pdf  
  3. S1-FKU_1995_Suhartini-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU_1995_Suhartini-title.pdf