PENGARUH JENIS BAHAN IRIGASI AKHIR DAN TEKNIK IRIGASI TERHADAP KEKUATAN FLEKSURAL DAN MODULUS ELASTISITAS DENTIN SALURAN AKAR
Hasna Syifa Yuniva, Prof. drg. Diatri Nari Ratih, Mkes., Sp.KG., Subsp.KE(K)., PhD
2025 | Tesis-Spesialis | S2 Ilmu Konservasi Gigi
Irigasi saluran akar merupakan suatu proses
penghilangan debris yang terbentuk selama preparasi saluran akar,
melumasi saluran akar, melarutkan jaringan
organik dan anorganik,
menghilangkan dan mencegah terbentuknya smear
layer. Penelitian ini dilakukan
untuk membandingkan pengaruh bahan irigasi akhir menggunakan EDTA 17%, Ultra
clean, dan kitosan nanopartikel 0,2?ngan teknik irigasi agitasi manual,
sonik dan ultrasonik terhadap kekuatan fleksural dan modulus elastisitas dentin
saluran akar.
Empat puluh
lima premolar mandibula dipreparasi kemudian dibagi menjadi tiga kelompok secara acak masing-masing
kelompok terdiri dari 15 sampel. Kelompok 1 diirigasi dengan EDTA, kelompok 2
diirigasi dengan kitosan nanopartikel 0,2?n
kelompok 3 diirigasi dengan Ultra clean. Masing-masing kelompok dibagi lagi
menjadi 3 kelompok dan masing- masing kelompok terdiri dari 5 sampel. Kelompok
A diagitasi manual, kelompok B diagitasi sonik, dan kelompok C diagitasi
ultrasonik. Setelah itu dilakukan uji kekuatan fleksural dan modulus
elastisitas dengan Universal testing machine (UTM).
Hasil uji statistik ANOVA dua jalur
menujukkan pada bahan irigasi akhir maupun teknik irigasi berpengaruh secara signifikan terhadap kekuatan
fleksural (p<0>Kesimpulan penelitian ini didapatkan nilai tertinggi pada penggunaan
bahan irigasi akhir kitosan nanopartikel 0,2?ngan teknik irigasi sonik dan
gterendah pada EDTA 17?ngan teknik irigasi manual.
Root canal irrigation is a process of removing debris formed during root
canal preparation, lubricating the root canal, dissolving organic and inorganic
tissue, removing and preventing the formation of a smear layer. This research
was conducted to compare the effect of final irrigation materials using EDTA
17%, Ultra clean, and chitosan nanoparticles 0,2% with manual, sonic and
ultrasonic agitation irrigation techniques on the flexural strength and elastic
modulus of root canal dentin.
Forty-five mandibular premolars were prepared and then randomly divided
into three groups, each group consisting of 15 samples. Group 1 was irrigated
with EDTA, group 2 was irrigated with 0,2% chitosan nanoparticles and group 3
was irrigated with Ultra clean. Each group was further divided into 3 groups
and each group consisted of 5 samples. Group A was manually agitated, group B
was sonic agitated, and group C was ultrasonically agitated. After that,
flexural strength and elastic modulus tests were carried out with the Universal
testing machine (UTM).
The results of the two-way ANOVA statistical test The results of the two-way ANOVA statistical test on the final irrigation material and irrigation technique significantly affected the flexural strength (p<0>
Kata Kunci : kata kunci: Bahan irigasi akhir, teknik irigasi, kekuatan fleksural, modulus elastisitas. Keywords: Final irrigation material, irrigation technique, flexural strength, elastic modulus