Pelayanan dan pemanfaatan kredit badan kredit kecamatan untuk pembangunan wilayah pedesaan di kabupaten Kebumen
Iwan Samariansyah, Drs. Soekadri, M.S.
1994 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPelayanan kredit pedesaan merupakan salah satu kebijaksanaan dalam bidang pembangunan wilayah pedesaan untuk mengatasi masalah kekurangan modal di daerah pedesaan. Fokus penelitian ini adalah program pelayanan Badan Kredit Kecamatan (BKK), salah satu lembaga kredit pedesaan di Propinsi Daerah tingkat I Jawa Tengah yang dikenal luas di kalangan masyarakat pedesaan sejak awal tahun 1970-an. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Daerah Tingkat II Kebumen Propinsi Jawa Tengah, dengan mengambil tiga kecamatan sampel yang tipologi wilayahnya berbeda secara agro-ekologis dan fisiografis yaitu Kecamatan Mirit dengan BKK kelas I (BPR-BKK), Kecamatan Alian dengan BKK kelas II dan Kecamatan Sruweng dengan BKK kelas III. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur sosial-ekonomi rumah tangga, struktur efektivitas pemanfaatan kredit, perubahan pekerjaan utama nasabah, perubahan tingkat pendapatan nasabah, pendapatan total rumah tangga dan besarnya sumbangan pendapatan nasabah BKK terhadap pendapatan total rumah tangga nasabah BKK. Metode penelitian yang dipergunakan adalah metode survai. Pengambilan sampel wilayah dilakukan secara sampel bertujuan (purposive sampling), dan pengambilan responden secara sampel acak proporsional berimbang (proportional random sampling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat per- bedaan struktur efektivitas pemanfaatan kredit, perubahan tingkat pendapatan nasabah dan pendapatan total rumah tangga nasabah BKK di tiga kecamatan lokasi penelitian dengan kondisi agro-ekologis yang berbeda. Namun demikian, tidak terdapat perbedaan struktur sosial-ekonomi rumah tangga, perubahan pekerjaan utama nasabah dan besarnya sumbangan pendapatan nasabah BKK terhadap pendapatan total rumah tangga pada kecamatan dengan kondisi agro-ekologis yang berbeda. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan struktur efektivitas pemanfaatan kredit pada sektor usaha yang berbeda, namun demikian tidak terdapat perbedaan perubahan tingkat pendapatan nasabah BKK dalam sektor usaha yang berbeda. Secara umum apabila dilihat dari latar belakang sosial-ekonomi nasabah, besarnya tingkat efektivitas pemanfaatan kredit, besarnya sumbangan pendapatan nasabah BKK terhadap pendapatan total rumahtangga, maka program pelayanan kredit pedesaan dari BKK di Kabupaten Kebumen relatif berhasil mencapai sasarannya. Namun demikian, apabila dilihat dari rata-rata besarnya perubahan tingkat pendapatan nasabah BKK yang hanya mencapai 36,4 % maka program pelayanan BKK dapat dikatakan kurang berhasil. Untuk itu diperlukan pembinaan dan bimbingan bagi nasabah dalam memanfaatkan kredit BKK sehingga perubahan tingkat pendapatan nasabah dapat lebih optimal lagi.
-
Kata Kunci : Pembangunan Wilayah,Kebumen,Jawa tengah