Laporkan Masalah

Analisis Biaya Terapi Penyakit Paru Obstruktif Kronis di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta

Christina Putranti Rose Widani, Prof. Dr. apt. Tri Murti Andayani, Sp.FRS., Prof. Dr. apt. Susi Ari Kristina, M.Kes.

2025 | Tesis | Magister Manajemen Farmasi

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan penyakit progresif yang tidak dapat disembuhkan dan sering disertai komorbiditas, sehingga meningkatkan morbiditas, mortalitas, dan beban ekonomi. Penanganannya memerlukan biaya medis langsung yang tinggi, terutama untuk rawat inap dan terapi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan mengetahui rata-rata biaya medis langsung perawatan PPOK di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta serta menganalisis pengaruh faktor klinis dan demografis terhadap besarnya biaya, guna mendukung kebijakan pembiayaan kesehatan yang efisien.

Penelitian ini menggunakan rancangan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dari sudut pandang provider. Data dikumpulkan secara retrospektif dari rekam medis elektronik dan sistem keuangan pasien yang mempunyai diagnosis utama PPOK yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang dirawat di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta periode 1 Januari hingga 31 Desember 2023. Variabel yang diuji meliputi jenis kelamin, usia, riwayat merokok, tingkat keparahan PPOK, komorbid, LOS (Length of Stay), frekuensi kunjungan dan komponen biaya medis langsung.

Hasil penelitian terhadap 79 pasien menunjukkan rata-rata biaya medis langsung per pasien per tahun perawatan PPOK sebesar Rp 12.501.199,05 ± Rp 50.164.494,67. Biaya ini mencakup dua kategori, yaitu rawat jalan dan rawat inap. Untuk rawat jalan, rata-rata biaya yang dikeluarkan adalah Rp 580.262,60 ± Rp 1.000.791,10, yang terdiri dari komponen biaya seperti prosedur non-bedah, konsultasi, pemeriksaan penunjang, radiologi, laboratorium, obat-obatan, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai (BMHP). Biaya rawat inap per pasien Rp 19.345.942,00 ± Rp 33.725.212,00, dengan komponen biaya yang serupa. Penelitian ini menunjukkan bahwa biaya medis langsung pada pasien PPOK secara signifikan dipengaruhi oleh jenis kelamin, tingkat keparahan penyakit, komorbid, dan lama rawat inap.

 

Kata kunci : Penyakit Paru Obstruktif Kronis, analisis biaya, biaya medis langsung

Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a progressive and incurable illness often accompanied by comorbidities, contributing to increased morbidity, mortality, and economic burden. Its management requires substantial direct medical costs, particularly for inpatient care and long-term therapy. This study aims to determine the average direct medical cost of COPD treatment at Dr. Sardjito General Hospital, Yogyakarta, and to analyze the influence of clinical and demographic factors on these costs to support more efficient health financing policies.

An analytical observational study with a cross-sectional approach was conducted from the provider’s perspective. Data were collected retrospectively from the electronic medical records and hospital financial systems of patients with a primary diagnosis of COPD who met the inclusion and exclusion criteria and received treatment between January 1 and December 31, 2023. Variables analyzed included sex, age, smoking history, disease severity, comorbidities, length of stay (LOS), visit frequency, and components of direct medical costs.

Among 79 patients included, the average annual direct medical cost per patient was IDR 12,501,199.05 ± IDR 50,164,494.67. Costs were categorized into outpatient and inpatient services. The average outpatient cost was IDR 580,262.60 ± IDR 1,000,791.10, covering consultations, non-surgical procedures, diagnostics, radiology, laboratory tests, medications, medical devices, and disposable supplies. The average inpatient cost was IDR 19,345,942.00 ± IDR 33,725,212.00, comprising similar components. The study found that disease severity, gender, comorbity and length of stay significantly influenced direct medical costs in COPD patients.

 

Keywords: Chronic Obstructive Pulmonary Disease, cost analysis, direct medical cost.

Kata Kunci : Penyakit Paru Obstruktif Kronis, analisis biaya, biaya medis langsung

  1. S2-2025-526211-abstract.pdf  
  2. S2-2025-526211-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-526211-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-526211-title.pdf