Daya guna deksametason intra vena dosis tunggal perioperatif disamping terapi estandar untuk mengurangi dan nyeri pascatonsilektomi
RAJIMAN, dr. Siswanto Sastrowijoto, SpTHT
2004 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran KlinikTonsilektomi merupakan tindakan pembedahan tersering dalam bidang THT. Muntah dan nyeri pascaoperasi merupakan kejadian yang sering terjadi, akibat adanya trauma dan inflamasi pada medan operasi. Manajemen untuk mengurangi muntah dan nyeri pascatonsilektomi telah dilakukan, diantaranya dengan memberikan deksametason intra vena dosis tunggal peri operatif. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan daya guna deksametason intra vena dosis tunggal peri operatif dengan larutan salin normal, dalam mengurangi muntah dan nyeri pascaoperasi. Desain penelitian ini dengan uji klinis acak buta ganda. Sebanyak 126 penderita yang akan di tonsilektomi, berumur diatas 5 tahun dibagi dalam 2 kelompok secara acak, kelompok 1 mendapat deksametason intra vena dosis tunggal peri operatif dengan dosis 0,1 mg/Kg BB dengan dosis maksimal 8 mg. Kelompok ke 2 mendapat larutan salin normal. Nyeri pada kedua kelompok di ukur dibandingkan. Variabel lain yang diamati adalah muntah, perdarahan pascaoperasi, lama operasi, jenis kelamin, banyaknya paracetamol yang dikonsumsi serta nyeri lambung. Analisa statistik dengan chi square, uji t tes independen, dan regresi logistik.
Tonsillectomy is the most frequent surgical procedure in ENT. Pain and vomiting are symptoms that frequently occur as a result of trauma or inflammation after surgery. Some management have been performed to minimize pain after tonsillectomy, one of them is a single dose intra venous dexamethasone. Objective: The purpose of this study is to compare efficacy of dexamethasone and normal saline on pain reduction after tonsillectomy. Methode: double blind randomised clinical trial. 126 patients over 5 years old, patient devided into two groups randomly: group 1 receive 0,1 mg/Kg BW dexamethasone single dose perioperative intra venous with maximum 8 mg, while group 2 receive normal saline. Pain after tonsillectomy will be compared. Others variable will be measured are: vomiting, length of operation, age, gender, bleeding, and amount of paracetamol has been consumed. Statistical analysis: Descriptive statistical, non parametric test with chi square, parametric test with independent t test, logistic regression.
Kata Kunci : Nyeri,Pasca Tonsilektomi,Deksametason, Dexamethasone, tonsillectomy, pain and vomiting after surgery.