Laporkan Masalah

Keadaan erosi, koefisien aliran dan tekanan penduduk sub DAS Cimuntur Jawa Barat

Henry Sembiring, Drs. Suyono, M.S.; Drs. Sukamdi, M.Sc.

1994 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Suatu wilayah (Carrying Capacity) untuk menunjang kehidupan di wilayahnya. Bila jumlah tersebut melebihi daya dukung akan terjadi tekanan penduduk. Pada akhirnya tekanan penduduk akan mempengaruhi mutu lingkungan hidup, yaitu berupa kemungkinannya pada percepatan erosi, dan kekeringan. mempunyai keterbatasan daya dukung kelangsungan penduduk wilayah. Penelitian ini dilakukan di Sub Daerah Aliran Sungai Cimuntur Jawa Barat, dengan tujuan untuk mengetahui agihan erosi, koefisien aliran dan tekanan penduduk. Disamping itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tekanan penduduk dengan erosi dan koefisien aliran. Persebaran tekanan penduduk dalam kaitannya dengan erosi, dan kofisien aliran baik dengan menggunakan metode penampalan, skoring maupun analisis frekwensi tabel silang, pada dasarnya mempunyai hasil yang sama yaitu tekanan penduduk baik yang mempunyai nilai lebih besar dari satu maupun lebih kecil dari satu menyebar pada kelas erosi dan koefisien aliran dengan kriteria Satuan analisis yang digunakan adalah unit desa, data yang digunakan adalah data sekunder. Erosi rata-rata tiap desa dengan kriteria terdapat di 114 desa, dan erosi dengan kriteria terdapat di 7 desa, serta erosi dengan kriteria terjadi di 5 desa. Koefisien aliran rata-rata tiap dengan kriteria sedang terdapat sebanyak 116 desa, dengan kriteria baik dan kriteria jelek masing-masing terdapat 5 desa. Faktor dominan yang mempengaruhi nilai erosi dan koefisien aliran adalah faktor topografi dan erosivitas hujan. Penyebaran tekanan penduduk dengan nilai kurang dari satu terdapat sebanyak 95 desa dan tekanan penduduk dengan nilai lebih besar dari satu ada sebanyak 31 desa. Uji statistik menunjukkan hubungan yang negatif antara tekanan penduduk dengan erosi (R -0,1172) demikian juga antara tekanan penduduk dengan koefisien aliran terdapat hubungan yang negatif (R= -0,1182). Hal ini menunjukkan bahwa terjadi hubungan berkebalikan yang tidak kuat (R mendekati nol), dimana nilai tekanan penduduk yang tinggi diikuti nilai erosi maupun koefisien aliran yang rendah dan sebaliknya, nilai erosi dan koefisien aliran yang tinggi diikuti oleh nilai tekanan penduduk yang rendah.

-

Kata Kunci : Daerah aliran sungai Cimuntur,Hidrologi,Erosi,Koofisien aliran,Tekanan Penduduk,Ciamis,Jawa Barat

  1. S1-1994-2310-Henry_Sembiring-abstract.pdf  
  2. S1-1994-2310-Henry_Sembiring-bibliography.pdf  
  3. S1-1994-2310-Henry_Sembiring-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1994-2310-Henry_Sembiring-title.pdf