Strategi Penyusunan Prioritas Pembangunan Ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Pada PT Hutama Karya (Persero)
Dzulfan Fakhruri Anindito, Suyanto, S.E., M.B.A., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penyusunan prioritas pembangunan ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) oleh PT Hutama Karya (Persero dengan menyusun pemeringkatan ruas yang layak dibangun terlebih dahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan studi kasus dengan kombinasi teknik observasi, kuesioner, dan wawancara terhadap eksekutif kunci pada PT Hutama Karya (Persero). Penilaian dilakukan menggunakan pendekatan Metode Analisis Multi Kriteria khususnya teknik TOPSIS, dengan lima dimensi utama: kesiapan proyek, legalitas, kelayakan finansial, integrasi infrastruktur, dan skema pembiayaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterlambatan pembangunan JTTS disebabkan oleh kendala perencanaan, teknis, regulasi, hingga pendanaan. Ruas Palembang–Betung menjadi prioritas tertinggi, disusul oleh ruas Prabumulih–Muara Enim, dan Betung–Tempino–Jambi. Temuan ini memberikan rekomendasi strategis yang berbasis data untuk mendukung percepatan pembangunan JTTS secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.
This study aims to analyze the prioritization strategy for the construction of the Trans Sumatra Toll Road (JTTS) by PT Hutama Karya (Persero) by compiling a ranking of sections that are suitable for construction first. The research uses a case study approach, combining document observation, structured questionnaires, and interview with key executives at PT Hutama Karya. Evaluation was conducted using Multi-Criteria Analysis (MCA) and the TOPSIS technique, focusing on five main dimensions: project readiness, legality, financial feasibility, infrastructure integration, and financing schemes. The analysis revealed that delays in JTTS development were caused by planning, technical, regulatory, and funding issues. The Palembang–Betung segment was identified as the highest priority, followed by Prabumulih–Muara Enim and Betung–Tempino–Jambi. The findings provide data-driven strategic recommendations to support the effective, efficient, and targeted acceleration of JTTS development.
Kata Kunci : Jalan Tol Trans Sumatera, Prioritas pembangunan, keterlambatan proyek, DMFID, Analisis Multi Kriteria, TOPSIS