Prognosis pemulang dini bayi cukup bulan di ruang rawat gabung
ATIKAH, Tuti, Prof.dr. Achmad Surjono, PhD.,SpAK
2004 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran KlinikUntuk melindungi ibu yang baru melahirkan dan bayinya, diperlukan lama rawat inap yang optimal. Waktu pemulangan bayi baru lahir memerlukan terpenuhinya sejumlah faktor sehingga bayi tersebut dapat dipindahkan ke kehidupan di rumah untuk pertama kalinya secara aman. Pulang cepat dan pulang lama pada ibu yang baru melahirkan bayinya di rumah sakit masih merupakan dilema di bidang perinatologi. Lama rawat inap di rumah sakit bagi ibu dan bayi baru lahir mengalami penurunan yang meliputi hampir seluruh dunia, Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada perbedaan angka kesakitan dan rawat inap ulang pada bayi baru lahir cukup bulan yang pulang dini dan pulang lama di ruang rawat gabung. Desain penelitian yang digunakan adalah kohort prospektif. Kasus adalah subyek dengan faktor prognosis positip, sedang kontrol adalah subyek tanpa faktor prognosis. Faktor faktor yang diamati adalah lama rawat inap (pulang dini (< 2 hari) dan pulang lama (≥ 2 hari), umur ibu, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, pendapatan keluarga, paritas ibu). Data dikumpulkan dengan mengisi kuesioner oleh ibu bayi pada saat tinggal di RS dan pemantauan dilakukan pada saat bayi berusia 7 hari dan 30 hari sesudah pemulangan. Analisis hasil penelitian dilakukan dengan mengukur risiko relatif (RR) masing-masing faktor dengan uji X² untuk variabel dikotomi, sedangkan untuk variabel berstrata lebih dari 2 digunakan uji Mantel-Haenzell. Tingkat kemaknaannya ditentukan berdasarkan interval kepercayaan 95 % (95% IK). Untuk menentukan peran masing-masing faktor secara independen dilakukan analisis regresi logistik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan dalam penentuan waktu pemulangan bayi baru lahir di ruang rawat gabung, terutama untuk mengetahui metode penanganan pemulangan bayi baru lahir cukup bulan yang terbaik.
In order to give good care for post partum mother and her baby require an optimal length of stay. Time of discharging the term newborn need attaintment of several factors so that the baby could be transfered safely to home life for the first time. Early or late discharge for the term newborn is still controversial on the field of perinatology. Length of stay in hospital for mother and newborn tend to decrease in the whole world. This study is performed to know if there is a difference in morbidity rate and readmission rate on the early discharged term newborn and late discharged term newborn in the rooming in. This research will use prospective cohort design. The case group consist of the babies who have positive prognosis factor, and the control group are the babies who have negative prognosis factor. We will observe several factors like length of stay early discharge (<2 days) and late discharge (≥ 2 days), mother’s age, mother’s education, mother’s occupation, family’s income, mother’s parity. Data will be collected by asking the mother to fulfill the questionnaire when hospitalized and the follow up will be performed when the baby 7 days and 30 days after discharged This study’s result will be analyzed by calculating relative risk (RR) of each factor with X² test for dichotomous variable and Mantel- Haenzell. test for stratified variable more than two variables.We will use confidence interval 95 % to define level of significancy. In order to make sure that each factors effect independently, we will use logistic regression analysis. We hope that this study result will be useful in defining discharge time of newborn in the rooming in, particularly to decide the best method for discharging a term new born.
Kata Kunci : Bayi Baru Lahir,Rawat Gabung,Pemulangan, term newborn, discharge, prognosis, rooming in