Laporkan Masalah

Analisis Dampak Governansi dan Manajemen Risiko pada Risiko Operasional, Khususnya Kecurangan (Studi Kasus pada PT Bank Pembangunan Daerah Sumsel Babel)

Fernanda Mutiari Simamaru, Prof. Ainun Na'im., M.B.A., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan

Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan governansi dan manajemen risiko terhadap risiko operasional, khususnya kecurangan, serta mengidentifikasi faktor penghambat dari penerapan governansi dan manajemen risiko dalam mencegah terjadinya risiko operasional, khususnya kecurangan di Bank Sumsel Babel.

Desain/metodologi/pendekatan: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus.

Temuan penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan governansi dan penerapan manajemen risiko pada BSB telah sesuai dengan POJK yang berlaku. Faktor penghambat penerapan governansi dan manajemen risiko yaitu sumber daya manusia (SDM) dalam organisasi yang tidak berintegritas yang ditunjukkan dari beberapa kasus yang terjadi.

Kontribusi akademis: Penelitian ini diharapkan dapat menambah referensi literatur terkait dengan penerapan governansi dan manajemen risiko terhadap risiko operasional dengan menggunakan pendekatan kualitatif pada bank daerah, serta menambah literatur dengan menggunakan teori new fraud star sebagai teori pendukung.

Implikasi praktis/kebijakan: Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi Bank Sumsel Babel untuk memperkuat pengawasan dan memperbaiki SDM dalam organisasi agar lebih berintegritas pada perusahaan.

Keterbatasan penelitian: Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, yaitu peneliti tidak dapat menghubungkan antara kejadian kecurangan yang terjadi di masa lalu dengan pelaksanaan penerapan governansi dan manajemen risiko pada masa kini. Peneliti tidak dapat mengakses pedoman perusahaan dan tidak dapat melakukan wawancara dengan pemimpin divisi.

Research objectives: This study aims to analyze the impact of implementing governance and risk management on operational risks, especially fraud, and identify inhibiting factors in preventing operational risks, especially fraud at Bank Sumsel Babel.

Research method: This research employed a qualitative research method with a case study approach.

Findings: The results of the study indicated that the implementation of governance and the implementation of risk management at BSB are in accordance with the applicable POJK. The inhibiting factor for the implementation of governance and risk management is human resources (HR) in the organization that does not have integrity as shown in several cases that have occurred.

Academic contribution: This study is expected to add references to literature related to the implementation of governance and risk management on operational risk using a qualitative approach in regional banks. It will also add to the literature by using the new fraud star theory as a supporting theory.

Practical/policy implications: The results of this study are expected to encourage for Bank Sumsel Babel to strengthen supervision and improve human resources in the organization to have more integrity in the company.

Research limitations: This study has several limitations, namely the researcher can not connect the fraud incidents that occurred in the past with the implementation of governance and risk management in the present. In addition, the researcher can not access the company's guidelines and can not conduct interviews with division leaders.

Kata Kunci : Governansi, Manajemen Risiko, Risiko Operasional, Kecurangan, Bank Daerah

  1. S2-2025-509215-abstract.pdf  
  2. S2-2025-509215-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-509215-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-509215-title.pdf