Hubungan kepuasan kompensasi moneter langsung non gaji dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman
MUCHZAL, Suryadi, dr. Hari Purnomo K., MPH.,DrPH
2004 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatRumahsakit sebagai bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan dalam 20 tahun belakangan ini mengalami peningkatan pesat. Hal ini menimbulkan tantangan yang besar bagi pengelola maupun pemilik rumahsakit agar kegiatannya dapat survive. Pengelolaan manajemen sumber daya manusia yang baik, keselarasan antar nilai dan disiplin ilmu yang ada merupakan tujuan yang harus dicapai oleh manajemen Rumahsakit. Kompensasi moneter langsung non gaji yang salah satu tujuannya untuk memacu kinerja di RSUD Sleman belum dapat dicapai. Bila rumah sakit ingin memperoleh peningkatan kinerja melalui kompensasi, maka pekerja harus merasa puas dengan upah atau kompensasi yang mereka terima. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan kepuasan kompensasi moneter langsung non gaji dengan kinerja perawat di RSUD Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental menggunakan rancangan cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dari responden dengan menggunakan kuisioner kepuasan kompensasi moneter langsung non gaji dan kuisioner kinerja perawat. Sampel penelitian sebanyak 48 orang perawat rawat inap di RSUD Sleman. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara kepuasan kompensasi moneter langsung non gaji dengan kinerja perawat dengan koefisien korelasi R=0,510 (p=<0,05), dan terdapat pengaruh yang bermakna kepuasan kompensasi moneter langsung non gaji terhadap kinerja perawat, pengaruh yang diberikan oleh variabel kepuasan kompensasi moneter langsung non gaji terhadap kinerja adalah sebesar 26 %. Pengaruh yang diberikan oleh subvariabel kepuasan kompensasi moneter langsung non gaji terhadap kinerja secara berurutan adalah subvariabel dimensi keadilan sebesar 26,1%, dimensi administrasi dan layanan sebesar 14 %, dimensi jumlah sebesar 13,3% dan dimensi bentuk sebesar 10,6%.
The number of hospitals as an integral of the health service system, in the last 20 years have increased rapidly. It has become a big challenge for hospital manager or the owners Indonesia that their business survive. A good human resources management, harmonies with the values and sciences are the aims to be achieved by hospital management. Compensation, one of its aim, to bolster the work productivity hasn’t been achieved the optimum level yet in in Sleman district general hospital.If the hospitals want to get work productivity by compensation, the workers must feel satisfied with their wages or compensation they get. This study intends to survey the relationship between direct satisfaction of non wages bonus compensation with nurse work productivity in Sleman district general hospital. This study is non experimental desciptive using cross sectional design with quantitative aproach. Data obtained from respondents by using direct satisfaction of non wages bonus compensation questionnaire for nurse. Survey sample 48, all subject were nurses. The survey results show that there’s a significant relation between satisfaction of non wages bonus compensation quistionnaire and work productivity of nurse with correlation coefficient R= 0,510 (p=<0,05), and there’s a significant effect of satisfaction of non wages bonus compensation on work productivity which is 26%. The effect which given by sub variabel satisfaction of non wages bonus compensation to work productivity successively are sub variables of justice parameter of 26,1%, parameter of administration and service are 14%, the total parameter is 13,3% and the parameter of type is 10,6%.
Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit,Kinerja Perawat,Kompensasi