Laporkan Masalah

DIPLOMASI AIR: UPAYA MEKONG RIVER COMMISSION (MRC) DALAM PERWUJUDAN KEAMANAN SUMBER DAYA PERIKANAN BAGI NELAYAN DI SUNGAI MEKONG (2009-2023)

Siti Subeqiyatun Attitoh, Dr. Ririn Tri Nurhayati S.I.P., M.Si., M.A.

2025 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional

Tesis ini mengkaji tentang relasi kuasa antara negara hulu dan hilir serta diplomasi air yang dilakukan oleh MRC demi terwujudnya keamanan sumber daya perikanan bagi negara hilir tahun 2009-2023 dengan menggunakan pendekatan hydro hegemony, water diplomacy dan human security. Sungai Mekong menjadi kawasan strategis untuk mengamankan kepentingan energi melalui pembangunan dam hydropower oleh China dan negara hilir. Kekuatan ekonomi, militer, dan politik China menjadi alat dominasi dan pengaruh hegemoni agar terbentuknya kepatuhan dari negara hilir. Ketimpangan kekuasaan dan ketergantungan negara hilir terhadap China memudahkan pencapaian tujuan dalam negerinya, serta pemanfaatan negara hilir sebagai mitra strategis ditujukan untuk meminimalisir pengaruh Amerika Serikat dan sekutu di Kawasan Mekong. Pembangunan dam hydropower yang masif dilakukan oleh China maupun negara hilir melalui pembiayaan BRI menjadi ancaman bagi keamanan sumber daya perikanan dan melanggar prinsip keamanan manusia yang ditandai dengan penurunan jumlah spesies ikan, relokasi paksa, dan kehilangan mata pencaharian. Diplomasi air dilakukan oleh MRC kepada negara hulu maupun hilir untuk mengatasi ancaman terhadap sumber daya perikanan melalui serangkaian aspek teknis, sosial dan politik yang saling berkaitan.

Kata kunci: Sungai Mekong, Negara Hulu-Hilir, Perikanan, Relasi Kuasa, Diplomasi Air

This thesis examines the power relations between upstream and downstream countries and the water diplomacy undertaken by the MRC to achieve the security of fishery resources for downstream nations from 2009 to 2023, employing the theoretical frameworks of hydro hegemony, water diplomacy, and human security. The Mekong River is a strategic region for securing energy interests through hydropower dam by China and downstream countries. China's economic, military, and political power serves as a tool for dominance and hegemonic influence to foster compliance from downstream states. The existing power imbalance and the dependence of downstream countries on China promote its national interest, while the utilization of downstream countries as strategic partners aims to minimize the influence of the United States and its allies in the Mekong Region. The major construction of hydropower dams by China and downstream countries through the BRI, poses a threat to the security of fishery resources and violates the principles of human security, evidenced by the decline in fish species, forced relocation, and loss of livelihoods. Water diplomacy is conducted by the MRC towards both upstream and downstream countries to address these threats to fishery resources through a series of interconnected technical, social, and political aspects.

Keywords: Mekong River, Upstream-Downstream Countries, Fishery, Power Relations,

Water Diplomacy

Kata Kunci : Sungai Mekong, Negara Hulu-Hilir, Perikanan, Relasi Kuasa, Diplomasi Air

  1. S2-2025-515783-abstract.pdf  
  2. S2-2025-515783-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-515783-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-515783-title.pdf