Ciri Media Berita Online dalam Menyajikan Berita Kasus Bunuh Diri (Analisis Isi Kualitatif terhadap Berita Online Detik.com tentang Kasus Bunuh Diri Mahasiswi PPDS FK Undip Periode Agustus 2024)
Abdur Rahman, Dr. Wisnu Martha Adiputra, S.I.P., M.Si.
2025 | Tesis | S2 Ilmu Komunikasi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberitaan atikel berita kasus
bunuh diri di media berita online, dengan menganalisis artikel berita
tentang seorang mahasiswi PPDS Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK
Undip) yang dimuat di portal berita Detik.com, khususnya pada kanal detikNews
dan detikJateng, selama Agustus 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan
analisis isi kualitatif untuk meninjau bagaimana ciri-ciri media dalam menyajikan
berita terkait bunuh diri. Fokus utama terletak pada analisis narasi yang
digunakan oleh Detik.com dalam menyampaikan informasi kepada pembaca serta
bagaimana narasi tersebut membentuk konstruksi sosial terhadap isu kesehatan
mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Detik.com telah menerapkan
langkah-langkah preventif dalam pemberitaan kasus bunuh diri, seperti
pencantuman disclaimer yang mengarahkan pembaca ke layanan kesehatan
mental serta penyensoran gambar dan identitas korban. Praktik ini mencerminkan
kepatuhan terhadap prinsip etika jurnalistik. Namun demikian, ditemukan
beberapa kekurangan yang berpotensi melanggar pedoman pemberitaan yang etis,
seperti penyebutan lokasi kejadian secara eksplisit, pengungkapan detail visum,
dan penyajian dugaan motif bunuh diri tanpa sensor atau disclaimer di
awal berita. Praktik semacam ini berisiko menimbulkan efek peniruan (copycat
effect) dan dampak psikologis bagi pembaca. Dengan demikian, meskipun
Detik.com telah menunjukkan komitmen terhadap tanggung jawab jurnalistik,
diperlukan evaluasi lebih lanjut agar pemberitaan kasus bunuh diri benar-benar
selaras dengan prinsip etika jurnalistik dan pedoman Dewan Pers.
This study aims to
analyze news articles reporting suicide cases in online media by examining news
coverage of a female postgraduate medical student (PPDS) from the Faculty of
Medicine, Diponegoro University (FK Undip), as published on Detik.com particularly
on the detikNews and detikJateng channels during August 2024. A qualitative
content analysis approach was employed to examine how the media portrays
suicide-related news. The main focus lies in the narrative strategies used by
Detik.com to convey information to readers and how these narratives construct
social perceptions regarding mental health issues. The findings indicate that
Detik.com has implemented several preventive measures in its reporting, such as
including disclaimers that direct readers to mental health services and
censoring images and the victim’s identity. These practices reflect compliance
with journalistic ethical standards. However, the study also identified several
shortcomings that potentially violate ethical reporting guidelines, including
the explicit mention of the incident location, disclosure of autopsy details,
and presentation of the alleged suicide motive without proper censorship or
disclaimers at the beginning of the article. Such practices risk triggering
copycat effects and psychological distress among readers. Therefore, while
Detik.com has demonstrated a commitment to journalistic responsibility, further
evaluation is necessary to ensure that suicide reporting fully aligns with
journalistic ethics and the Press Council's guidelines.
Kata Kunci : Analisis teks, Analisis isi, Berita bunuh diri, Berita kesehatan mental, Bunuh diri PPDS.