Laporkan Masalah

Hubungan Pengetahuan Diabetes Melitus dengan Kadar HbA1c pada Penyandang Diabetes Melitus Tipe 2 di Kota Yogyakarta

Joyceline Olivia Greta, Dr. dr. Emy Huriyati, M.Kes; Dr. Rio Jati Kusuma, S.Gz., MS

2025 | Skripsi | GIZI KESEHATAN

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan suatu gangguan metabolik yang ditandai dengan ketidakmampuan tubuh dalam mengendalikan kadar glukosa dalam darah. Pengendalian diabetes yang baik berperan penting dalam mencegah terjadinya komplikasi. Penting bagi penyandang diabetes untuk mencapai kontrol glikemik yang baik melalui manajemen diabetes. Salah satu faktor yang memengaruhi penyandang diabetes dalam melakukan manajemen diabetes adalah pengetahuan diabetes yang dimiliki.

Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan mengenai diabetes melitus dengan kadar HbA1c pada penyandang diabetes melitus tipe 2.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di 3 Puskesmas di Kota Yogyakarta dengan subjek penelitian sebanyak 121 penyandang diabetes melitus. Metode sampling yang digunakan adalah consecutive sampling. Pengetahuan diabetes diukur dengan kuesioner 24-items Diabetes Knowledge Questionnaire dan kadar HbA1c didapatkan melalui rekam medis pasien. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji Rank Spearman. 

Hasil: Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (69%) dan berusia lanjut (68,6%). Sebagian besar responden memiliki skor pengetahuan diabetes yang rendah (52,9%) dan kadar HbA1c yang tidak terkendali (58,7%). Tidak ditemukan hubungan antara pengetahuan diabetes melitus dengan kadar HbA1c pada penyandang diabetes melitus (p = 0,596 ; r = -0,049).

Kesimpulan: Pengetahuan diabetes melitus tidak berhubungan dengan kadar HbA1c pada penyandang diabetes melitus tipe 2 di Kota Yogyakarta.

Background: Diabetes mellitus is a metabolic disorder characterized by the body's inability to regulate blood glucose levels. Proper diabetes management plays a crucial role in preventing complications. It is important for individuals with diabetes to achieve good glycemic control through effective diabetes management. One of the factors influencing diabetes self-management is the level of diabetes-related knowledge possessed by the individual.

Objective: To determine the relationship between diabetes mellitus knowledge and HbA1c levels in individuals with type 2 diabetes mellitus. 

Method: This was an observational study with a quantitative approach and a cross-sectional design. The study was conducted at three public health centers (Puskesmas) in Yogyakarta City, involving 121 individuals with diabetes mellitus. The sampling method used was consecutive sampling. Diabetes knowledge was assessed using the 24-item Diabetes Knowledge Questionnaire, and HbA1c levels were obtained from patients' medical records. The Rank Spearman correlation test was used for hypothesis testing.

Result: The majority of respondents were female (69%) and elderly (68.6%). Most respondents had low diabetes knowledge scores (52.9%) and uncontrolled HbA1c levels (58.7%). No significant relationship was found between diabetes knowledge and HbA1c levels among individuals with diabetes mellitus (p = 0.596; r = -0.049).

Conclusion: Diabetes knowledge is not associated with HbA1c levels in individuals with type 2 diabetes mellitus in Yogyakarta City.

Kata Kunci : Diabetes melitus tipe 2, HbA1c, Pengetahuan diabetes

  1. S1-2025-481689-abstract.pdf  
  2. S1-2025-481689-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-481689-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-481689-title.pdf