Peran Pussansiad Dalam Peningkatan Kesadaran Keamanan Siber Di Kalangan Personel TNI AD Sansidam Jaya Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Organisasi
Yunanto Kurniawan, Ir. Muhammad Kusumawan Herliansyah, ST., MT., Ph.D., IPU., ASEAN Eng, Dr. Bagus Riyono, MA
2025 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional
Ancaman siber tidak hanya mengganggu data, tetapi juga berpotensi mengancam stabilitas politik dan keamanan nasional. Laporan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) tahun 2022 mencatat 976.429.996 trafik anomali serangan siber di Indonesia, dengan jenis serangan yang bervariasi. Angka tersebut menunjukkan bahwa eskalasi serangan siber memerlukan perhatian yang sangat serius. Penelitian ini mengkaji peran PUSSANSIAD dalam meningkatkan kesadaran keamanan siber di kalangan personel TNI AD Sansidam Jaya di tengah maraknya ancaman siber yang kompleks di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran PUSSANSIAD, kendala yang dihadapi, dan implikasinya terhadap ketahanan organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam dengan personel PUSSANSIAD dan Sansidam Jaya, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Pemilihan informan menggunakan metode purposive sampling untuk mendapatkan data yang relevan dan mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PUSSANSIAD berperan penting dalam meningkatkan kesadaran keamanan siber melalui pelatihan, edukasi, dan dukungan teknis. Program-program PUSSANSIAD seperti pelatihan personel, dukungan teknis, koordinasi dan kolaborasi, pelatihan tambahan, serta monitoring dan evaluasi, berkontribusi pada peningkatan kesadaran dan kemampuan personel. Namun, penelitian juga menemukan adanya kendala seperti keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya pemahaman yang merata di kalangan personel, serta tantangan dalam implementasi kebijakan dan regulasi. Implikasi dari peran PUSSANSIAD adalah meningkatnya kesiapan operasional Sansidam Jaya dalam menghadapi ancaman siber, peningkatan kemampuan personel melalui dukungan teknologi, penguatan komunikasi antar unit, dan peningkatan ketahanan organisasi melalui evaluasi yang berkelanjutan.
Cyber threats not only disrupt data, but also have the potential to threaten political stability and national security. The 2022 National Cyber and Crypto Agency (BSSN) report recorded 976,429,996 anomalous cyber attack traffic in Indonesia, with various types of attacks. This figure shows that the escalation of cyber attacks requires very serious attention. This study examines the role of PUSSANSIAD in increasing cybersecurity awareness among TNI AD Sansidam Jaya personnel amidst the increasing complex cyber threats in the digital era. This study aims to identify the role of PUSSANSIAD, the obstacles faced, and their implications for organizational resilience. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques through observation and in-depth interviews with PUSSANSIAD and Sansidam Jaya personnel, literature studies, and documentation. The selection of informants used the purposive sampling method to obtain relevant and in-depth data. The results of the study show that PUSSANSIAD plays an important role in increasing cybersecurity awareness through training, education, and technical support. PUSSANSIAD programs such as personnel training, technical support, coordination and collaboration, additional training, and monitoring and evaluation, contribute to increasing personnel awareness and capabilities. However, the study also found obstacles such as limited facilities and infrastructure, lack of uniform understanding among personnel, and challenges in implementing policies and regulations. The implications of PUSSANSIAD's role are increasing Sansidam Jaya's operational readiness in facing cyber threats, increasing personnel capabilities through technological support, strengthening communication between units, and increasing organizational resilience through continuous evaluation.
Kata Kunci : Cyber Security, PUSSANSIAD, TNI AD, Personnel Awareness, Organizational Resilience