Kejadian Infeksi Koksidiosis pada Sapi Perah di CV. Capita Farm, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang
Daffa' Hasan Mumtaz, Prof. Dr. drh. Raden Wisnu Nurcahyo
2025 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN
Sapi merupakan hewan penghasil protein hewani dengan daging dan susu sebagai produk utama. Dalam peternakan sapi perah, infeksi parasit merupakan masalah yang sering dijumpai. Salah satu infeksi parasit pada sapi adalah infeksi protozoa gastrointestinal dari spesies Eimeria spp. yang menyebabkan koksidiosis. Spesies ini bersifat host-specific dengan setidaknya terdapat 12 spesies Eimeria yang umumnya menyerang ternak sapi. Spesies paling patogen dari protozoa ini adalah Eimeria bovis dan Eimeria zuernii. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian koksidiosis yang menginfeksi sapi perah. Sampel penelitian berupa feses sapi segar berjumlah 100 sampel yang diambil dari peternakan CV. Capita Farm, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Feses sapi diperiksa secara kualitatif dengan metode apung dengan sentrifugasi yang kemudian dihitung dan dianalisis tingkat infeksinya. Hasil penelitian didapatkan tingkat infeksi koksidiosis yang menginfeksi sapi perah di peternakan ini adalah 25%. Berdasarkan analisis dari uji Chi-square, umur sapi, kepadatan kandang, dan kebersihan kandang merupakan variabel faktor penyebab yang signifikan terhadap kejadian infeksi koksidiosis pada sapi perah di peternakan tersebut.
Cattle were regarded as essential protein-producing livestock, primarily valued for their meat and milk. Parasitic infections represented a persistent and significant constraint in the dairy sector, with gastrointestinal protozoan infections caused by Eimeria spp. being among the most prominent. These protozoa are strictly host-specific, with at least twelve Eimeria species commonly identified in cattle. Among them, Eimeria bovis and Eimeria zuernii have been recognized as the most pathogenic. This study aimed to determine the prevalence of coccidia infection in dairy cattle. A total of 100 fresh fecal samples were collected from cows at CV. Capita Farm, located in the Getasan District, Semarang Regency. The samples were subjected to qualitative parasitological examination using a centrifugal flotation technique. Oocysts were subsequently enumerated, and the degree of infection was assessed. The results indicated that the overall prevalence of coccidia infection in the examined population was 25%. Chi-square statistical analysis revealed that the age of the animals, stocking density, and hygiene conditions of the housing environment were significantly associated (p < 0>
Kata Kunci : Eimeria spp., faktor penyebab, koksidiosis, prevalensi, sapi perah