Pengaruh pemberian kalsium terhadap kadar kalsium darah dan tekanan darah ibu hamil di Kota Kediri
WIJANTI, Ribut Eko, Prof.dr. Hamam Hadi, MS.,Sc.D
2004 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Keseimbangan kalsium merupakan aspek penting dalam fisiologi maternal dan fetal selama kehamilan. Bila kebutuhan kalsium tidak dapat dipenuhi, tubuh ibu hamil mengadakan mekanisme memenuhi kebutuhan kalsium dengan melakukan resorbsi kalsium dari tulang dengan bantuan hormon parathyroid. Ibu hamil yang melakukan perawatan antenatal di Puskesmas biasanya mendapat tablet kalsium 500 mg. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh pemberian kalsium pada ibu hamil terhadap kadar kalsium darah dan tekanan darah. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan Randomized Controlled Trial, yaitu memberikan perlakuan berupa suplementasi kalsium 500 mg dan 2000 mg yang diminum 3 kali sehari. Subyek penelitian adalah ibu hamil dengan usia kehamilan 13 – 24 minggu, berjumlah 95 orang yang diambil secara random. Penelitian dilakukan di 7 Puskesmas di wilayah kerja Kota Kediri , mulai bulan Oktober 2002 sampai Mei 2003. Hasil : Suplementasi kalsium 500 mg dan 2000 mg dapat meningkatkan kadar kalsium darah ibu hamil secara bermakna p=0,000. Suplementasi kalsium meningkatkan kadar kalsium darah ibu hamil rata-rata 1,526 mg/dl pada kedua kelompok. Setelah diberi suplementasi, kadar kalsium darah ibu hamil sebagian besar menjadi normal yaitu 65,91% pada kelompok 500 mg dan 60,78% pada kelompok 2000 mg Sebelum dan setelah diberikan suplementasi kalsium 500 mg dan 2000 mg rata-rata tekanan darah ibu hamil tetap normal. Penurunan tekanan darah terjadi pada pemberian suplementasi pertama, pada pemberian berikutnya tekanan darahnya naik tetapi masih tetap normal (<140 mmHg). Kesimpulan: Suplementasi kalsium 500 mg dan 2000 mg mempunyai pengaruh yang sama dalam meningkatkan kadar kalsium darah dan mengontrol tekanan darah ibu hamil
Background: An adequate calcium is an important aspect in maternal and fetal physiology during pregnancy. Inadequate calcium may cause body reabsorb calcium from bone assisted by parathyroid hormone to fulfil calcium needs. Pregnant mothers who did antenatal care in local government clinic usually get calcium supplementation 500 mg. The study was proposed to know the influence of calcium supplementation to blood calcium level and blood pressure among pregnant mothers. Objective : This was experimental study with randomised controlled trial design. Treatment was calcium supplementation 500 mg and 2000 mg consumed three times a day. Subjects were 96 pregnant mothers with 13 – 24 weeks pregnancy. The study was conducted in 7 local government clinic in Kediri from October 2002 until May 2003. Study Design Results: Calcium supplementation 500 mg and 2000 mg were significantly able to increase blood calcium level (p=0.000). In the average, the increasing was 1.526 mg/dl in both groups. After supplementation, blood calcium level was normal 65.91% in 500 mg and 60.78% in 2000 mg. Before and after supplementation, blood pressure of pregnant mothers was normal. Blood pressure decreased in the first supplementation while it was normally increased in the next supplementation (<140 mmHg). Conclusion:. Calcium supplementation 500 mg and 2000 mg had the same influence in increasing blood calcium level and controlling blood pressure of pregnant mothers
Kata Kunci : Gizi Ibu Hamil,Kalsium,Tekanan Darah dan Kadar Kalsium