Laporkan Masalah

Analisis Ekonomi Klinik Untuk Operasi Hernia Inguinalis Dengan Tension Free Hernioplasty Dibandingkan Dengan Pure Tissue Repair Hernioplasty : Dipandang Dari Timbulnya Rasa Nyeri dan Kekambuhan

B. Restu Widaya, dr. Kendarto Darmokusumo, Sp.B.

1999 | Tesis-Spesialis | PPDS I Ilmu Bedah

Latar belakang : Biaya pemeliharaan kesehatan di hampir semua negara bertambah tinggi, sehingga timbul keraguan apakah peningkatan kesehatan populasi seimbang dengan dana yang dikeluarkan . Evaluasi ekonomi mempunyai tujuan menilai dan menganalisa secara ekonomi suatu tehnologi baru, dilihat dari sisi cost dan benefitnya. Lichtenstein memperkenalkan tehnik hernioplasti bebas tegangan yang dikatakan dapat mengurangi rasa nyeri pascaoperasi. Penelitian ini mengevaluasi secara ekonomi tehnik baru tersebut dibandingkan dengan tehnik hernioplasti standar. Tujuan penelitian: Melakukan analisis ekonomi, yang meliputi evaluasi biaya, keuntungan dan hasilguna pada hernioplasti bebas tegangan dibandingkan dengan hernioplasti standar. Desain Penelitian: Clinical trial - random sampling (prospektit) Cara Penelitian: Semua penderita hernia inguinalis lateralis dan medialis reponibel dengan rencana operasi elektif antara 1 November 1996 sampai dengan 30 Agustus 1997. Penderita: dipilih secara acak: untuk operasi hernia dengan hernioplasti standar atau dengan hernioplasti bebas tegangan. Semua penderita dinilai nyeri pasca operasi dan kekambuhannya. Kemudian dilakukan analisis ekonomi. Hasil penelitian: didapatkan 35 kasus hernia inguinalis, 95% lak:i-lak:i dan 5% perempuan. Kasus nyeri hari VII didapatkan 73% pada hernioplasti standar dan 56% pada hernioplasti bebas tegangan. Sedangkan kasus nyeri 6 bulan pasca operasi didapatkan 52% pada hernioplasti standar dan 500/o hernioplasti bebas tegangan. Didapatkan kekambuhan sebanyak: 15% pada hernioplasti standar dan 0% hernioplasti bebas tegangan . Tidak didapatkan perbedaan yang bermakna dengan uji statistik tes Chi- Square untuk nyeri hari ke- 7 dan bulan ke- 6 Rata-rata lama perawatan untuk hernioplasti standar 10 hari dan hernioplasti bebas tegangan 9 ,5 hari. Kesimpulan : Dengan analisis incremental didapatkan bahwa hernioplasti bebas tegangan tidak lebih berhasil guna ( cost effectiveness) dibandingkan hernioplasti standar pada pengurangan nyeri sedangkan untuk ketidak kambuhan hernioplasti bebas tegangan lebih berhasil guna dibandingkan hernioplasti standar.

Kata Kunci : Pure tissue repair hernioplasty ; tension free hernioplasty; mersilene mesh; cost effectiveness

  1. PPDS-FKU-1999-BRestuWidaya-Abstract.pdf  
  2. PPDS-FKU-1999-BRestuWidaya-Bibliography.pdf  
  3. PPDS-FKU-1999-BRestuWidaya-Tableofcontent.pdf  
  4. PPDS-FKU-1999-BRestuWidaya-Title.pdf