Laporkan Masalah

Penelusuran Karakteristik Kognitif Siswa Dengan Kapasitas Intelektual Ambang Batas Melalui Tes Kognitif AJT

Dini Fadillah, Edilburga Wulan Saptandari, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog

2025 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi

Kapasitas intelektual ambang batas merupakan keterbatasan fungsi intelektual dengan skor IQ berada di kategori satu dan dua standar deviasi di bawah rata-rata pada kurva normal distribusi suatu tes kecerdasan. Penelitian mengenai penelusuran karakteristik fungsi kognitif siswa Indonesia dengan kapasitas intelektual ambang batas melalui sebuah alat ukur yang berlandaskan teori CHC belum pernah dilakukan. Alat ukur yang dimaksud yaitu Tes kognitif AJT yang mengungkap kemampuan kognitif individu secara umum dan spesifik. Sampel penelitian menggunakan data uji coba AJT dari Unit Pengembangan Alat Psikodiagnostika (UPAP) Fakultas Psikologi UGM (N = 415 siswa; tingkat pendidikan TK hingga SMA). Penelitian ini menggunakan uji statistik deskriptif untuk mengetahui gambaran kekuatan dan kelemahan kemampuan kognitif siswa dengan kapasitas intelektual ambang batas. Selanjutnya, Latent Profile Analysis (LPA) juga dilakukan untuk menemukan berbagai tipologi laten pada kelompok sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan yang paling rendah adalah Language development dan kemampuan yang tertinggi ada pada Perceptual Speed. Penelitian ini juga menghasilkan tiga profil kemampuan kognitif siswa kapasitas intelektual ambang batas dengan karakteristik kognitif yang berbeda.

Borderline Intellectual Functioning refers to limitations in intellectual functioning indicated by IQ scores falling within one or two standard deviations below the average on the normal distribution curve of an intelligence test. Research that exploring the cognitive function characteristics of Indonesian students with Borderline Intellectual Functioning using a measurement tool based on the latest cognitive theory (CHC theory) has not yet been conducted. The measuring instrument referred to is the AJT cognitive test, which reveals both general and specific cognitive abilities of individuals. The research sample uses secondary data obtained from the Unit Pengembangan Alat Psikodiagnostika (UPAP) of the Faculty of Psychology, UGM; involving 415 students ranging from kindergarten to high school. This study employed descriptive statistical analysis to understand the strengths and weaknesses of students' cognitive abilities with borderline intellectual capacity. Additionally, latent profile analysis (LPA) was conducted to identify various latent typologies within the research sample. The findings indicate that the lowest cognitive ability is Language Development, while the highest is Perceptual Speed. Furthermore, the study identified three distinct cognitive ability profiles among students with borderline intellectual capacity, each with different cognitive characteristics.

Kata Kunci : Siswa dengan kapasitas intelektual ambang batas, profil tes AJT, kemampuan kognitif

  1. S2-2025-485694-abstract.pdf  
  2. S2-2025-485694-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-485694-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-485694-title.pdf