Aplikasi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis untuk pemetaan kesehatan lingkungan permukiman di kotamadya Yogyakarta
Muhammad Ridwan, Dr. Hartono, DESS; Drs. Noorhadi Rahardjo, M.S.
2001 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHPenelitian ini dilaksanakan pada dua kecamatan di kotamadya Yogyakarata yaitu kecamatan Tegalrejo dan kecamatan Umbulharjo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan foto udara pankromatik hitam putih skala 1: 13.000 dalam menyadap data dan informasi tentang variabel fisik lingkungan permukiman, khususnya untuk pemetaan sebaran kesehatan lingkungan permukiman di kotamadya Yogyakarta (kecamatan Tegalrejo dan kecamatan Umbulharjo. Perolehan data melalui interpretasi foto udara pankromatik hitam putih skala 1: 13.000 dan kerja lapangan. Metode yang digunakan adalah pembagian wilayah pemetaan secara photomorphic atas dasar keseragaman kenampakan yang dapat diamati pada foto udara. Keseragaman ini meliputi keseragaman padaakepadatan rumah, ukuran rumah dan tata letak bangunan. Analisis data dilakukan dengan cara pengharkatan (skoring) yaitu pemberian nilai pada setiap variabel kesehatan lingkungan permukiman kedalam tiga klas yaitu klas I (permukiman kesehatan baik), klas II (permukiman kesehatan sedang), klas III (permukiman kesehatan buruk). Variabel fisik lingkungan permukiman untuk interpretasi foto udara, yaitu kepadatan rumah, aksesibilitas internal, kondisi permukaan jalan masuk,, pohon pelindung jalan dan lahan kosong. Pada kerja lapangan, selain mengecek kebenaran hasil interpretasi, juga dilakukan penilaian kesehatan lingkungan permukiman secara terestrial, yaitu genangan, air minum, sanitasi, saluran air hujan, saluran air limbah, tempat sampah, kondisi permukaan jalan masuk, keadaan bangunan dan sumur resapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa foto udara pankromatik hitam putih skala I : 13.000 dapat digunakan untuk menyadap data dan informasi variabel kesehatan lingkungan permukiman dengan ketelitian rata-rata adalah 92,75 %. Ketelitian pemetaan sebaran kesehatan lingkungan permukiman hasil interpretasi foto udara terhadap hasil terestrial (penilaian lapangan) adalah 92,77 %. Pada kecamatan Tegalrejo dengan sebaran permukiman kesehatan baik seluas 47,29 ha, permukiman kesehatan sedang seluas 76,51 ha dan permukiman kesehatan buruk seluas 69,81 ha serta lahan non permukiman 97,7 ha. Sedangkan pada kecamatan Umbulharjo mempunyai permukiman kesehatan baik seluas 106,73 ha, permukiman kesehatan sedang seluas 235,30 dan permukiman kesehatan buruk seluas 58, 17 ha serta lahan non permukiman 400, 2 ha.
-
Kata Kunci : kesehatan lingkungan,Kota Yogyakarta,DIY,Penginderaan Jauh, Sistem informasi geografis