KLASIFIKASI STUNTING BERBASIS CITRA BENTUK WAJAH DENGAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK
Hanum Khairana Fatmah, Dr. Mardhani Riasetiawan, SE, Ak., MT ; Dr.techn. Aufaclav Zatu Kusuma Frisky, S.Si., M.Sc
2025 | Tesis | S2 Ilmu Komputer
Stunting
merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang berdampak serius
terhadap perkembangan fisik, mental, dan kualitas hidup anak di masa depan.
Penanganan stunting sering terkendala oleh metode pengukuran
konvensional yang membutuhkan alat khusus dan tenaga ahli, terutama di wilayah
dengan akses kesehatan terbatas. Dalam penelitian ini, dilakukan pendekatan
berbasis deep learning menggunakan Convolutional
Neural Network (CNN) untuk mengklasifikasikan stunting
berdasarkan analisis bentuk wajah (face shape) sebagai indikator visual. Untuk
mengatasi keterbatasan data, Generative Adversarial Networks (GAN)
digunakan untuk augmentasi data, guna meningkatkan variasi dataset tanpa
mengubah elemen struktural penting seperti bentuk wajah.
Penelitian ini melibatkan tiga skenario pelatihan yaitu data asli, data dengan augmentasi rotasi, dan data yang diperluas menggunakan GAN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dataset RGB, arsitektur ResNet-152 memberikan performa terbaik dengan akurasi sebesar 87,5%, mengungguli semua model lainnya. Hal ini menegaskan bahwa arsitektur yang lebih kompleks seperti ResNet-152 mampu memanfaatkan data tambahan dari GAN secara optimal, terutama dalam meningkatkan generalisasi model terhadap dataset yang diperluas. Di sisi lain, model dengan arsitektur yang lebih sederhana seperti ResNet-18, ResNet-34 dan AlexNet menunjukkan performa yang lebih baik pada dataset grayscale.
This
research involved three training scenarios: original
data, data with rotation augmentation, and data expanded using GAN. The results
showed that on the RGB dataset, the ResNet-152 architecture achieved the best
performance with an accuracy of 87.5% and an F1-score of 0.8747, outperforming
all other models. This highlights that more complex architectures, such as
ResNet-152, can optimally leverage additional data generated by GAN,
particularly in enhancing the model's generalization to extended datasets.
Conversely, simpler architectures like ResNet-18, ResNet-34 and AlexNet demonstrated better performance on
grayscale datasets.
Kata Kunci : Stunting, Face shape, Convolutional Neural Network, Generative Adversarial Networks, Klasifikasi.