Pengaruh karakteristik dan kegiatan peserta program bantuan keluarga miskin terhadap peranan wanita dalam bidang ekonomi di kecamatan Srandakan
Muhammad Arifin, Drs. Rafael Murtomo, M.S.; Drs. Risyanto, M.S.
1993 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPenelitian ini mengungkapkan pengaruh karakteristik dan kegiatan peserta Program Bantuan Keluarga Miskin (PBKM) terhadap peranan wanita dalam bidang ekonomi di Kecamatan Srandakan, dikaitkan dengan pewilayahan pembangunan. Lokasi penelitian meliputi Desa Trimurti ( Wilayah Agro Ekologis I) dan Poncosari ( Wilayah Agro Ekologis II). Tujuan penelitian untuk menganalisis cara pengelolaan dan pengembangan PBKM, pengaruh karakteristik dan kegiatan peserta dalam PBKM terhadap pendapatan pe- serta, proporsi pendapatan peserta dalam rumah tangga dan pengambilan keputusan ekonomi keluarga, serta peserta di wilayah mana yang memperoleh manfaat paling besar dari PBKM. Disamping itu dikaji tentang perubahan komposisi kemiskinan rumah tangga peserta. Penelitian menggunakan metode penelitian survai. Pemilihan daerah menggunakan cara purposive. Sampel responden diambil secara Analisis data menggunakan tabel frekuensi, tabel analisis korelasi regresi berganda, dan uji beda dua kelompok data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan kelompok PBKM yang meliputi aspek pengelolaan dan pengembangan di Wilayah I lebih baik daripada di Wilayah II. Kegiatan perorangan menunjukkan hasil bervariasi. Dari segi pendapatan peserta, karakteristik dan kegiatan peserta dalam PBKM di dua wilayah berpengaruh nyata. Variabel yang berpengaruh nyata di Wilayah I adalah modal usaha, sedangkan di Wilayah II adalah modal usaha dan kehadiran dalam selapanan. Manfaat PBKM yang diperoleh rumah tangga peserta di Wilayah II lebih besar daripada di Wilayah I. Hasil analisis uji beda menunjukkan bahwa pendapatan peserta dari PBKM di Wilayah I dan Wilayah II tidak berbeda secara nyata. Dari segi pro- porsi pendapatan peserta dalam rumah tangga diperoleh hasil bahwa semua variabel pengaruh secara bersama-sama tidak berpengaruh nyata. Variabel yang berpengaruh nyata hanya terjadi di Wilayah II, yaitu modal usaha. Manfaat PBKM yang diperoleh rumah tangga peserta di Wilayah II lebih besar daripada di Wilayah I. Hasil analisis uji beda menunjukkan bahwa proporsi pendapatan peserta PBKM di Wilayah I dan Wilayah II tidak berbeda secara nyata. Dari segi pengambilan keputusan ekonomi keluarga diperoleh hasil bahwa semua variabel pengaruh secara bersama- sama tidak signifikan. Variabel yang berpengaruh nyata hanya terjadi di Wilayah II, yaitu variabel umur peserta. Manfaat PBKM bagi rumah tangga peserta di Wilayah II lebih besar daripada di Wilayah I. Hasil analisis uji beda menunjukkan bahwa peranan wanita dalam proses pengambilan keputusan ekonomi keluarga di Wilayah I dan Wilayah II tidak berbeda secara nyata. Terakhir, proses penurunan tingkat kemiskinan rumah tangga peserta PBKM di Wilayah I cenderung lebih cepat daripada di Wilayah II.
-
Kata Kunci : Kehidupan keluarga,Bantuan keluarga miskin,Srandakan,Bantul,DIY,Peranan Wanita,Pengembangan PBKM