Perbandingan efektifitas karbamazepin 100 mg dengan karbamezepin 200 mg pada penderita nyeri neuropati diabetika
YUANITA, Amalia, dr. Ahmad Asmedi, SpS.,M.Kes
2005 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran KlinikNyeri neuropati diabetika sering terjadi pada kasus diabetes mellitus. Gejala yang ditimbulkan berupa nyeri seperti tertusuk benda tajam atau lancinating, seperti tersetrum listrik atau shooting, seperti rasa panas atau burning, kesemutan atau tingling. Hal tersebut dikarenakan adanya lesi pada sistem saraf tepi. Banyak factor yang menimbulkan nyeri neuropati diabetik tersebut yaitu: bertambahnya usia, gula darah tak terkontrol, metabolisme lipid abnormal, durasi terkena diabetes mellitus. Usia harapan hidup yang makin baik mempengaruhi prevalensi diabetes mellitus. Usia harapan hidup di seluruh dunia pada tahun 1999 adalah 65 tahun . usia harapan hidup untuk Indonesia pada tahun 2003 adalah 67 tahun. Seiring dengan meningkatnya usia harapan hidup maka penderita penyakit khronis dalam hal ini termasuk diabetes mellitus akan meningkat pula. Telah dilakukan beberapa penelitian terhadap karbamazepin sebagai obatan untuk mengatasi nyeri neuropati diabetik tersebut yang merupakan sebagai obat analgesic adjuvant, tetapi dosis obat yang dipergunakan masih bervariasi, karena belum ada kesesuaian dosis karbamazepin untuk terapi nyeri neuropati diabetika. Disain penelitian ini adalah randomized controlled trial, double-blind. 27 pasien penderita nyeri neuropati diabetika, baik laki-laki maupun perempuan berusia 40 – 70 tahun, intensitas VAS ≥ 6, mempunyai riwayat nyeri neuropati dan penyebab diabetes mellitus tidak dipersoalkan. Penentuan nyeri neuropati diabetika menggunakan Diabetic neuropathy Examination ( DNE ). Dan untuk pengukuran intensitas nyeri menggunakan Visual Analogue Scale ( VAS ). Penelitian dilakukan pada pasien rawat jalan di poli saraf dan bagian endokrinologi RSUP DR. Sardjito, Yogyakarta. Analisa statistik dalam penelitian ini adalah hasil penelitian berupa perbedaan mean pada saat baseline dan akhir penelitian antar kelompok karbamazepin 200 mg dan karbamazepin 100 mg digunakan uji t test, uji Chi-square digunakan untuk mengetahui karakteristik demografi baseline antar kedua kelompok tersebut. Hasil uji dinyatakan bermakna jika jika P < 0,05.
Painful Diabetic Neuropathy occurs in most diabetic cases. It will manifest like lancination, shooting, burning, or tingling because of peripher nervous systems lesions. Factors those accord to painful diabetic neuropathy are: age; poor glycaemic control; abnormal lipid metabolism; duration of diabetes. Studies have been performed to choose carbamazepine as therapeutic to painful diabetic neuropathy as adjuvant analgesic, but the dose still varies. World life expectancy on 1999 65- year old. Indonesia life expectancy is 67- year old on 2003 The prevalence of diabetic neuropathy between 30 – 45%. Studies for the effectiveness of painful diabetic neuropathic therapy is still needed. This research was implemented for painful diabetic neuropathy the design used was randomized controlled trial, double blind design. The involved subject for this research consists of 60 whether woman and man for ages between 40 – 70 years and have story painful diabetic neuropathy, the cause of diabetes mellitus was not a matter by certain criteria. Have been donesome research of to carbamazepine of as treatment overcome pain in bone of diabetic neuropathy wich is as drug of analgesic adjuvant, but utilized drug dose still vary, because no according to dose of carbamazepine for the therapy of painful diabetic neuropathy. Determination of pain in of diabetic neuropathy use Diabetik Neuropathy Examination ( DNE), and for measurement of pain in intencity use Visual Analoque Scale ( VAS) The research was implemented at SMF neurology and endocrinology RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Statistic Analysis for this research is the outcomes of research, those are mean difference for baseline and the end of research between karbamazepin 200 mg and karbamazepin 100 mg groups, that used t-test, Chi-square test was used to know baseline demography characteristic for both groups. The results of test is said to be significant if P < 0,05.
Kata Kunci : Nyeri Neuropati Diabetika, Karbamazepin 100 mg dan 200 mg, lancination, shooting, burning, tingling, painful diabetic neuropathy