Integrasi Desain dan Manufaktur Sistem Batik 4.0 Berbasis Cloud
Nova Suparmanto, Ir. Anna Maria Sri Asih, S.T., M.M., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN.Eng.; Ir. Andi Sudiarso, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN.Eng.
2025 | Disertasi | DOKTOR TEKNIK INDUSTRI
Tren produksi design to order (custom) pada industri batik tulis terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu, industri batik tulis membutuhkan teknologi pendukung, antara lain sistem desain motif batik berbasis komputer atau digital berupa perangkat lunak (software) CAD custom design. Desain yang dihasilkan dari sistem ini diharapkan dapat langsung diteruskan ke proses manufaktur menggunakan mesin CNC batik tulis secara otomatis. Sebagian proses produksi batik saat ini dikerjakan dengan bantuan mesin, sehingga terjadi kolaborasi antara proses manual dengan tangan (handmade) dan teknologi mesin. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses produksi. Untuk mendukung tujuan tersebut, industri batik memerlukan sistem terintegrasi yang mendukung otomasi industri melalui perancangan dan pengembangan sistem Batik 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan sistem desain dan manufaktur ke dalam satu sistem produksi batik yang dapat dikendalikan, diintegrasikan, dan diakses secara jarak jauh melalui internet, dengan memanfaatkan teknologi serta sistem informasi berbasis cloud yang dirancang secara khusus.
Pengembangan sistem Batik 4.0 mencakup proses pemesanan secara terintegrasi (ordering system). Saat ini, proses pemesanan masih dilakukan secara manual, termasuk dalam penentuan biaya, penjadwalan, pelacakan proses produksi (tracking), hingga pengiriman barang. Perbaikan dilakukan melalui pengembangan sistem perhitungan biaya otomatis berdasarkan parameter desain motif batik yang dihasilkan dari perangkat lunak CAD. Tahapan metode penelitian yaitu: 1) Studi Pendahuluan dan Studi Literatur, 2) Pengembangan Sistem Desain (Platform Batik 4.0), 3) Pengembangan Sistem Manufaktur yang menghubungkan beberapa mesin CNC batik tulis, 4) Konfigurasi Cloud Server untuk Integrasi Desain dan Manufaktur, 5) Uji Usabilitas, 6) Perbaikan Sistem Penjadwalan (Scheduling), menganalisis lingkungan internal dan proses bisnis perusahaan batik untuk menghasilkan waktu produksi yang lebih cepat, dan 7) Analisis dan Penarikan Kesimpulan.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem Batik 4.0 mampu mengurangi waktu penyelesaian pesanan secara signifikan. Setelah sistem diterapkan, waktu penyelesaian tugas berkurang dari 60 menit secara manual menjadi hanya 10 menit. Peningkatan ini menunjukkan efisiensi sebesar 83,3% atau peningkatan produktivitas hingga enam kali lipat. Efisiensi ini dicapai melalui otomasi penuh terhadap proses perhitungan dan pengecekan yang dilakukan oleh sistem. Selain itu, ketepatan waktu penyelesaian produksi (on-time delivery) juga mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2023 (sebelum sistem diterapkan), persentase on-time delivery tercatat sebesar 78,4%. Setelah implementasi sistem pada tahun 2024, angka tersebut meningkat menjadi 85,9%. Peningkatan ini juga didukung oleh sistem penjadwalan yang mengakomodasi kegiatan pemeliharaan mesin (maintenance) dan pemrosesan pesanan ekspres. Dari aspek pengguna, sistem Batik 4.0 menunjukkan tingkat usabilitas yang sangat baik. Sistem ini mendukung kemudahan penggunaan bagi admin, operator, maupun pelanggan, dilihat dari aspek learnability, memorability, efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Aspek kepuasan semua pengguna termasuk kategori Acceptable karena memiliki nilai lebih dari 80. Sistem ini dinilai mudah digunakan dan dapat diterima oleh seluruh pemangku kepentingan, serta siap untuk dikembangkan dan dipasarkan secara lebih luas. Perancangan dan pengembangan sistem Batik 4.0 dilakukan langsung melalui uji coba dan implementasi pada industri batik percontohan. Hasil implementasi ini diharapkan dapat menjadi acuan dan referensi pengembangan sistem serupa pada industri batik lainnya di Indonesia.
The trend of design-to-order (custom) production in the handwritten batik industry continues to grow. Consequently, the batik industry requires supporting technologies, including computer-aided or digital batik motif design systems in the form of custom CAD design software. The designs generated by this system are expected to be seamlessly transferred to the manufacturing process using handwritten batik CNC machines automatically. Currently, parts of the batik production process are assisted by machines, resulting in a collaboration between manual (handmade) processes and machine-based technology. This approach aims to enhance the effectiveness and efficiency of production processes. To support this goal, the batik industry requires an integrated system that enables industrial automation through the design and development of a Batik 4.0 system. This research aims to integrate design and manufacturing systems into a single batik production system that can be monitored, integrated, and remotely accessed via the internet, utilizing cloud-based technology and information systems specifically designed for this purpose.
The development of the Batik 4.0 system includes an integrated ordering process. Currently, ordering is still performed manually, including cost estimation, scheduling, production tracking, and delivery. Improvements are made by developing an automatic cost calculation system based on batik motif design parameters generated from the CAD software. The research methodology consists of the following stages: 1) Preliminary Study and Literature Review, 2) Development of the Design System (Batik 4.0 Platform), 3) Development of the Manufacturing System that connects multiple handwritten batik CNC machines, 4) Cloud Server Configuration for Design and Manufacturing Integration, 5) Usability Testing, 6) Scheduling System Improvement by analyzing internal environments and business processes of the batik company to achieve faster production times, and 6) Analysis and Conclusion.
The test results indicate that the Batik 4.0 system significantly reduces order completion time. After the system was implemented, task completion time decreased from 60 minutes manually to only 10 minutes. This improvement reflects an efficiency gain of 83.3% or a sixfold increase in productivity. This efficiency is achieved through full automation of the calculation and verification processes performed by the system. Furthermore, on-time delivery performance also showed a significant improvement. In 2023 (prior to system implementation), the on-time delivery rate was recorded at 78.4%. After the system was implemented in 2024, this figure increased to 85.9%. This improvement is also supported by a scheduling system that accommodates machine maintenance activities and express order processing. From the user perspective, the Batik 4.0 system demonstrates a high level of usability. The system facilitates ease of use for administrators, operators, and customers, as assessed through aspects of learnability, memorability, effectiveness, efficiency, and user satisfaction. All user satisfaction metrics fall within the “Acceptable” category with scores exceeding 80. The system is considered user-friendly and well-accepted by all stakeholders, and is ready for broader development and commercialization. The design and development of the Batik 4.0 system were carried out through direct trials and implementation in a pilot batik industry. The results of this implementation are expected to serve as a reference for developing similar systems in other batik industries across Indonesia.
Kata Kunci : batik, CAD custom design, CNC batik tulis, cloud manufaktur, integrasi