Laporkan Masalah

Kesehatan Mental Remaja dengan HIV Perinatal: Studi Photovoice

Rema Vara Indry Dubu, Elga Adriana, S.Psi., M.Ed., Ph.D

2025 | Tesis | S2 Psikologi

Kesehatan mental merupakan hal penting yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan intervensi bagi anak dan remaja dengan HIV perinatal. Namun sayangnya hingga saat ini di Indonesia belum ada penelitian yang spesifik membahas terkait hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kondisi kesehatan mental remaja dengan HIV perinatal, mengungkap suara mereka terkait kebutuhan peningkatan kesehatan mental, dan melihat dampak pameran photovoice bagi komunitas remaja dengan HIV perinatal. Delapan remaja dengan HIV perinatal terlibat dalam Youth Participatory Action Research (YPAR) dengan metode photovoice. Hasil penelitian memunculkan empat tema yaitu Meski aku lahir dengan HIV, Hidup yang penuh warna, Masa depanku, dan Kekuatan Suara. Penelitian ini menunjukkan bahwa remaja dengan HIV perinatal memiliki kesehatan mental yang baik, tetapi tetap berisiko karena adanya tantangan seperti diskriminasi, masalah keluarga, dan kekhawatiran masa depan. Oleh karena itu, untuk mengatasi diskriminasi, diperlukan sosialisasi yang lebih intensif mengenai HIV. Selain itu, terkait masalah keluarga, remaja mengharapkan adanya pendampingan khusus bagi orang tua mereka sebagai caregiver. Sedangkan untuk mengurangi kekhawatiran yang mereka alami, dukungan psikologis serta peningkatan Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) sangat dibutuhkan.

Mental health is an important consideration in determining interventions for children and adolescents with perinatal HIV. Unfortunately, there is no specific research on this issue in Indonesia. This study aims to understand the mental health condition of adolescents with perinatal HIV, reveal their voices regarding mental health improvement needs, and see the impact of photovoice exhibitions on the community of adolescents with perinatal HIV. 8 adolescents with perinatal HIV were involved in Youth Participatory Action Research (YPAR) using the photovoice method. The results of the research gave rise to four themes namely Although I was born with HIV, A colorful life, My future, and The power of voice. This research shows that adolescents with perinatal HIV have good mental health, but remain at risk due to challenges such as discrimination, family problems, and future concerns. Therefore, to overcome discrimination, more intensive socialization about HIV is needed. In addition, related to family issues, adolescents expect special assistance for their parents as caregivers. Meanwhile, to reduce the worries they experience, psychological support and increased peer support groups are needed.

Kata Kunci : Kesehatan mental, remaja, HIV perinatal, photovoice, YPAR

  1. S2-2025-525062-abstract.pdf  
  2. S2-2025-525062-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-525062-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-525062-title.pdf