Pemetaan peristiwa 10 Nopember 1945 di kota Surabaya
Muherwan Zulkan, Drs. Mas Sukoco, M.S.
1991 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHPenelitian ini berjudul "Pemetaan Peristiwa 10 Nopember 1945 di Kota Surabaya". Surabaya merupakan Kotamadya Daerah Tingkat II dan sebagai ibukota Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur, yang terletak di sebelah timur Pulau Jawa bagian utara. Saat terjadinya peristiwa 10 Nopember, wilayah administrasinya berstatus kotapraja, oleh karena itu wilayah penelitian adalah kotapraja dan sekitarnya, agar mencerminkan keadaan pada masa kejadian. Tujuan penelitian untuk menggambarkan kejadian atau peristiwa 10 Nopember secara visual ke dalam bentuk peta. Peristiwa-peristiwa sejarah perjuangan bangsa di masa lalu dapat diketahui dengan mudah dan cepat, apabila disajikan ke dalam peta, sehingga diharapkan meningkatnya semangat pemahaman mengenai peristiwa 10 Nopember dan akan menumbuhkan rasa kepahlawanan serta cinta tanah air terutama bagi generasi muda. Data yang diperoleh berupa data pokok dan data bantu. Data pokok meliputi kedudukan dan kekuatan pasukan, distribusi kekuatan tempur pasukan, gerakan penyerangan/mundur dalam pertempuran tiga hari dan 10 Nopermber, penarikan pasukan Sekutu, dan jumlah korban pertempuran peristiwa 10 Nopember. Data bantu meliputi jumlah penduduk per kecamatan Kotapraja Surabaya dan sekitarnya tahun 1945, topografi Kotapraja Surabaya dan sekitarnya tahun 1945, jaringan jalan tahun 1945, dan wilayah kekuasan pasukan tentara Sekutu di Kotapraja Surabaya. Metode pemetaan yang digunakan adalah menggunakan simbol titik kuantitatip untuk menunjukkan kedudukan dan kekuatan pasukan, kekuatan tempur/persenjataan pasukan dan jumlah korban dalam peristiwa 10 Nopember. Simbol garis (simbol panah) menunjukkan gerakan penyerangan/mundur pasukan dan arah penarikan pasukan Sekutu dari Kotapraja Surabaya. Simbol area mununjukkan wilayah kekuatan Sekutu dan Republik Indonesia. Peta-peta yang dihasilkan dalam penelitian ini meliputi peta dislokasi markas/pos pertahanan pasukan sekutu dan Indonesia, peta pertempuran tiga hari, peta wilayah kekuasaan pasukan tentara Sekutu, peta distribusi kekuatan tempur pasukan tentara Sekutu dan tentara Indonesia, peta pertempuran peristiwa 10 Nopember, peta jumlah korban peristiwa 10 Nopember, dan peta penarikan pasukan tentara Sekutu. Peta pelengkap lainnya yaitu peta topografi, jaringan jalan, dan peta persebaran penduduk Ko?apraja Surabaya dan sekitarnya tahun 1945. Peta-peta yang dihasilkan dianalisa, baik secara tersendiri maupun dengan membandingkan setiap peta, maka diperoleh kesimpulan bahwa keberhasilan pertempuran tidak hanya dengan semangat juang yang tinggi saja, tetapi perlu ditunjang dengan kuantitas dan kualitas persenjataan serta profesional menggunakan senjata/strategi perang
-
Kata Kunci : Pemetaan, Surabaya,Jawa Timur