ANALISIS GENDER DALAM PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT OLEH KELOMPOK TANI HUTAN SUBUR DI DESA PLUMBON KECAMATAN KARANGSAMBUNG KEBUMEN JAWA TENGAH
Rifda Inaayah, Ir. Wahyu Tri Widayanti, S.Hut., M.P, IPU.
2025 | Skripsi | KEHUTANAN
ANALISIS GENDER DALAM PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT OLEH KELOMPOK TANI HUTAN SUBUR DI DESA PLUMBON KECAMATAN KARANGSAMBUNG KEBUMEN JAWA TENGAH
Oleh:
Rifda Inaayah1
Ir. Wahyu Tri Widayanti, S.Hut., M.P, IPU.2
Intisari
Manajemen hutan maskulin yang bersifat eksploitatif memunculkan kerugian bagi beberapa pihak, salah satunya yaitu kaum perempuan yang masih dianggap sebagai subjek terpisah di dalam pengelolaan hutan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui peran gender dalam aktivitas produktif, reproduktif, dan sosial kemasyarakatan dalam pengelolaan hutan rakyat di KTH Subur, Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah; 2) mengetahui profil akses, kontrol, dan pola pengambilan keputusan dalam rumah tangga dan KTH; dan 3) menyusun upaya untuk meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam pengelolaan hutan rakyat.
Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Analisis gender pada penelitian ini mengadopsi metode Analisis Harvard (Harvard Gender Framework Analysis) yang didasari oleh tiga peran utama gender, yaitu peran produktif, reproduktif, dan sosial kemasyarakatan. Analisis deskriptif kuantitatif dilakukan untuk menyusun upaya meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam pengelolaan hutan rakyat.
Pada KTH Subur, pembagian peran produktif didominasi oleh gender laki-laki, peran reproduktif didominasi oleh gender perempuan, dan sosial kemasyarakatan memiliki peran yang hampir setara. Peran gender pada profil akses dan kontrol terhadap sumber daya memiliki pembagian yang hampir setara, dengan laki-laki memiliki persentase yang sedikit lebih tinggi. Perempuan merupakan gender yang mendominasi dalam pengambilan keputusan di rumah tangga, sedangkan laki-laki mendominasi pengambilan keputusan di KTH. Penghapusan stigma sosial mengenai gender dibutuhkan untuk meningkatkan peran gender baik dalam aktivitas produktif, reproduktif, maupun sosial kemasyarakatan.
Kata kunci: analisis gender, hutan rakyat, kelompok tani.
1 Mahasiswa Departemen Manajemen Hutan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada
2 Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada
GENDER ANALYSIS IN COMMUNITY FOREST MANAGEMENT OF SUBUR FOREST FARMERS GROUP IN PLUMBON VILLAGE KARANGSAMBUNG DISTRICT KEBUMEN CENTRAL JAVA
By:
Rifda Inaayah1
Ir. Wahyu Tri Widayanti, S.Hut., M.P, IPU.2
Abstract
Masculine forest management that is exploitative in nature causes losses for several parties, one of which is women who are still considered as a separate subject in forest management. This study aims to: 1) determine the role of gender in productive, reproductive, and social community activities in community forest management in Subur Farmers Group, Plumbon, Karangsambung, Kebumen, Central Java; 2) determine the profile of access, control, and decision-making patterns in households and farmer groups; and 3) establish ways to improve the role of women and men in community forest management.
The data was collected using a survey, adopting the Harvard Gender Framework Analysis method which is based on three main gender roles, i.e. productive, reproductive, and social community roles. Quantitative descriptive analysis was carried out to establish ways to improve the role of women and men in community forest management.
In Subur Farmers Group, the division of productive roles is dominated by the male gender, the reproductive role is dominated by the female gender, and social community has an almost equal role. Gender roles in the profile of access and control over resources have an almost equal distribution, with men having a slightly higher percentage. Women dominate decision-making in households, while men dominate decision-making in the farmers group. Eliminating social stigma about gender is needed to improve gender roles in productive, reproductive, and social community activities.
Keywords: gender analysis, community forests, farmer groups.
1 Student of Forest Management Departement, Faculty of Forestry, Gadjah Mada University
2 Lecturer of Forest Management Departement, Faculty of Forestry, Gadjah Mada University
Kata Kunci : analisis gender, hutan rakyat, kelompok tani