Peran Intensitas Penggunaan Instagram terhadap Kualitas Pertemanan Online dengan Pengungkapan Diri Online sebagai Mediator dan Dimoderasi oleh Jenis Kelamin pada Remaja Akhir
Fitri Auliani, Prof. Dr. Avin Fadilla Helmi, M.Si.
2025 | Tesis | S2 Psikologi
Penelitian terkait kualitas pertemanan online menghasilkan temuan yang beragam. Di satu sisi, kualitas pertemanan online disebut memiliki kualitas yang lebih rendah. Di sisi lain, kualitas pertemanan online dapat meningkat bahkan menyamai kualitas pertemanan offline apabila interaksi dilakukan secara intens dan disertai dengan pengungkapan diri online. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah intensitas penggunaan Instagram berperan terhadap kualitas pertemanan online, dengan pengungkapan diri online sebagai mediator dan jenis kelamin sebagai moderator. Data dikumpulkan melalui survei daring terhadap 302 remaja akhir berusia 18–22 tahun yang mengisi Skala Intensitas Penggunaan Instagram, Skala Pengungkapan Diri Online, dan Skala Kualitas Pertemanan Online. Penelitian ini melakukan analisis regresi untuk menguji peran intensitas penggunaan Instagram terhadap kualitas pertemanan online, dan ditemukan efek yang signifikan. Selanjutnya, dilakukan analisis mediasi untuk menguji peran mediator pengungkapan diri online. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh tidak langsung pada peran intensitas penggunaan Instagram terhadap kualitas pertemanan online melalui pengungkapan diri online. Penelitian ini juga melakukan analisis moderasi dan ditemukan bahwa jenis kelamin tidak memoderasi peran intensitas penggunaan Instagram terhadap pengungkapan diri online. Selain itu, analisis mediasi termoderasi menunjukkan bahwa jenis kelamin sebagai moderator tidak berpengaruh terhadap jalur mediasi antara intensitas penggunaan Instagram dan kualitas pertemanan online melalui pengungkapan diri online.
Research on the quality of online friendships has yielded mixed findings. On the one hand, online friendships are often perceived to be of lower quality. On the other hand, their quality can improve and even equal that of offline friendships when interactions occur intensively and are accompanied by online self-disclosure. This study aims to examine whether the intensity of Instagram use influences the quality of online friendships, with online self-disclosure as a mediator and gender as a moderator. Data were collected through an online survey of 302 late adolescents aged 18–22 years, who completed the Instagram Use Intensity Scale, the Online Self-Disclosure Scale, and the Online Friendship Quality Scale. Regression analysis was employed to examine the effect of Instagram use intensity on the quality of online friendships and revealed a significant relationship. Mediation analysis further demonstrated a significant indirect effect by online self-disclosure. Additionally, a moderation analysis revealed that gender did not moderate the relationship between Instagram use intensity and online self-disclosure. A moderated mediation analysis also indicated that gender did not moderate the indirect effect of Instagram use intensity on the quality of online friendships through online self-disclosure.
Kata Kunci : Intensitas, Instagram, kualitas pertemanan online, pengungkapan diri online