Laporkan Masalah

PEMEROLEHAN FONOLOGIS BAHASA INGGRIS SEBAGAI BAHASA KEDUA: STUDI KASUS TENTANG PRODUKSI VOKAL PADA SISWA DENGAN ADHD

Rizal Alamsa Amal, Drs. Tatang Hariri, M.A., Ph.D

2025 | Tesis | S2 Linguistik

Anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah individu yang mengalami gangguan neuropsikiatri yang ditandai dengan kesulitan fokus, perilaku impulsif, dan aktivitas motorik berlebihan. ADHD tidak hanya berdampak pada perilaku, tetapi juga memengaruhi fungsi eksekutif di otak yang terkait dengan pemrosesan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik produksi vokal bahasa Inggris pada anak ADHD, menganalisis perbedaan akustik produksi vokal antara anak ADHD dan anak normal, serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab deviasi produksi vokal pada anak ADHD dalam pemerolehan fonologi bahasa Inggris sebagai bahasa kedua (L2). Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan model Exploratory Sequential Design. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak Praat berdasarkan prosedur yang dijelaskan oleh Ladefoged (2003), yang merupakan software standar dalam bidang fonetik. Hasil analisis menunjukkan bahwa produksi vokal siswa dengan ADHD memiliki peningkatan F1 yang konsisten, menandakan keterbukaan mulut lebih besar dan posisi lidah lebih rendah. Nilai F2 juga menurun pada vokal depan, menunjukkan pergeseran posisi lidah ke belakang yang dapat mengurangi kejelasan artikulasi. Durasi vokal cenderung lebih panjang di posisi akhir kata, konsisten dengan fenomena phrase-final lengthening. Dibandingkan dengan siswa non-ADHD, siswa dengan ADHD menunjukkan nilai F1 yang lebih tinggi dan F2 yang lebih rendah, yang mengindikasikan kecenderungan vokal depan bergeser menjadi lebih sentral. Durasi vokal cenderung lebih singkat, dengan pitch lebih tinggi, menunjukkan ketegangan vokal yang lebih besar. Hiperaktivitas pada ADHD tercermin dalam durasi vokal lebih pendek dan artikulasinya lebih cepat, dipengaruhi oleh transfer fonologis dari Bahasa Indonesia sebagai L1. Deviasi vokal yang terjadi pada anak ADHD dan kontrol menunjukkan pengaruh sistem fonologis L1 terhadap akuisisi bahasa kedua (L2).

Children with Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) are individuals who experience a neuropsychiatric disorder characterized by difficulty focusing, impulsive behavior, and excessive motor activity. ADHD not only affects behavior but also influences the executive functions of the brain related to language processing. This study aims to describe the characteristics of English vowel production in children with ADHD, analyze the acoustic differences in vowel production between children with ADHD and normal children, and identify the factors causing vowel production deviations in children with ADHD in acquiring English phonology as a second language (L2). This study uses a mixed methods approach with an Exploratory Sequential Design model. Data analysis was conducted using Praat software based on procedures outlined by Ladefoged (2003), which is a standard tool in the field of phonetics. The analysis results show that the vowel production of students with ADHD has a consistent increase in F1, indicating a greater mouth opening and a lower tongue position. F2 values also decrease in front vowels, indicating a shift in tongue position toward the back, which may reduce the clarity of articulation. Vowel duration tends to be longer in word-final positions, consistent with the phenomenon of phrase-final lengthening. Differences between ADHD and Non-ADHD students show higher F1 and lower F2, shifting front vowels to more central positions. Vowel duration tends to be shorter, with a higher pitch, indicating greater vocal tension. Hyperactivity in ADHD is reflected in shorter vowel duration and faster articulation, influenced by phonological transfer from Bahasa Indonesia as L1. Vowel deviations observed in children with ADHD and controls show the influence of the L1 phonological system on second language (L2) acquisition.

Kata Kunci : Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), Produksi vokal, Transfer fonologis, Analisis akustik, Praat

  1. S2-2025-527039-abstract.pdf  
  2. S2-2025-527039-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-527039-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-527039-title.pdf